Kediri, Bhirawa
Pemkab Kediri pada tahun 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp58,5 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati. Anggaran tersebut digunakan untuk pekerjaan tahap ke-3 yang meliputi penyelesaian atap stadion, Zona A, serta pekerjaan pengembangan kawasan (site development).
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, pada tahap ini pembangunan akan difokuskan pada penyelesaian struktur utama stadion agar dapat segera difungsikan. Selain pemasangan atap, pemerintah daerah juga akan menyelesaikan sejumlah pekerjaan pendukung seperti perbaikan drainase dan infrastruktur kawasan.
“Atap kita selesaikan di tahun 2026 dan beberapa hal yang memang harus diperbaiki seperti drainase dan lain sebagainya itu kita selesaikan,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Dhito, Selasa (6/1).
Stadion Gelora Daha Jayati yang memiliki kapasitas sekitar 15.000 penonton tersebut merupakan proyek multi years yang telah dikerjakan sejak 2023. Mas Dhito menargetkan pembangunan stadion dapat selesai sepenuhnya pada tahun 2027.
Ia menjelaskan, pekerjaan site development menjadi salah satu bagian yang cukup besar dan kompleks karena mencakup pengembangan kantong parkir, ruang terbuka hijau, serta fasilitas penunjang lainnya. “Tapi paling tidak 2027 stadion sudah bisa difungsikan, total anggaran 2026 ini Rp58,5 miliar,” ungkapnya.
Selain pembangunan stadion, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Kediri juga akan melakukan pembangunan akses jalan menuju stadion. Pekerjaan tersebut meliputi peningkatan jalan di depan stadion serta pembuatan akses tembus ke jalan provinsi.
Akses jalan di depan stadion yang saat ini masih satu jalur direncanakan akan diperlebar menjadi dua jalur dengan penambahan lebar sekitar 7 meter. Pembangunan akses tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi arus lalu lintas saat stadion digunakan.
“Akses jalan ini menjadi kunci karena flow masuk kalau nanti ada pertandingan sepakbola atau mungkin ada acara lain dan sebagainya itu perlu dipikirkan,” tegas Mas Dhito. [van.wwn]

