Pasuruan, Bhirawa
Wali Kota Pasuruan, H Adi Wibowo membuka kegiatan Jelajah Santri ke 3 dan Pekan Madaris yang digelar di Lapangan Kejobo, Kota Pasuruan, Sabtu (26/12) sore. Mas Adi sapaan akrabnya menyatakan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang diikuti oleh lebih dari 600 peserta.
Menurutnya, kegiatan itu menjadi bukti semangat kepramukaan yang terus tumbuh dan tetap kuat di tengah berbagai tantangan zaman. “Hari ini kita dapat melaksanakan Jelajah Santri ke 3 dan Pekan Madaris dalam suasana penuh semangat. Ini menjadi bagian dari komitmen kita untuk terus menguatkan peran pramuka dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Mas Adi.
Mas Adi menekankan pramuka memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Terutama dalam membangun soft skill, karakter, semangat kebersamaan, gotong royong serta menanamkan nilai nasionalisme hingga cinta tanah air.
Tentu, di tengah perkembangan teknologi informasi yang cenderung mengurangi interaksi sosial, pramuka hadir sebagai wadah pembelajaran kebersamaan dan kepemimpinan. “Pramuka itu mengajarkan banyak hal. Mulai dari kerja sama, kepedulian sosial serta menumbuhkan rasa cinta tanah air yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman,” imbuh Mas Adi.
Pejabat nomer satu di Kota Pasuruan ini juga mendorong agar kegiatan kepramukaan di sekolah-sekolah terus diaktifkan. Termasuk memanfaatkan masa libur untuk kegiatan positif yang membangun karakter.
Karena, jelajah Santri ke 3 dan Pekan Madaris menjadi ruang strategis bagi santri untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan karakter, pengetahuan, nilai kebersamaan dan kepribadian yang lebih baik. “Dan kegiatan ini menjadi sarana yang sangat baik untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh, peduli.dan siap menghadapi masa depan,” kata Mas Adi.
Di akhir sambutan, Mas Adi juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah banjir di beberapa wilayah Indonesia, seperti Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
“Kita patut bersyukur bisa melaksanakan kegiatan ini, sembari tetap menunjukkan kepedulian dan doa kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” tutup Mas Adi. [hil.wwn]

