Mojokerto, Bhirawa – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan turnamen ju-jitsu Wali Kota Mojokerto Cup 2026 mampu melahirkan bibit-bibit atlet bela diri baru yang siap bersaing dan berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
“Kota Mojokerto sudah sempat mendapatkan medali emas pada turnamen PON bela diri mewakili Jawa Timur. Ini merupakan sebuah kebanggaan,” katanya di sela membuka turnamen tersebut yang berlangsung di GOR Seni Majapahit, Kota Mojokerto, Jumat.
Ia mengemukakan, kejuaraan yang berlangsung hingga Minggu (26/7) ini merupakan kolaborasi Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto sekaligus menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.
“Dengan menjadi tuan rumah pada Wali Kota Cup Ju-Jitsu ini, atlet-atlet yang berprestasi akan lebih banyak lagi. Muncul bibit-bibit atlet baru ke depannya. Sehingga, semakin banyak lahir sumber daya manusia berprestasi khususnya di bidang olahraga ju-jitsu tentunya dari putra daerah,” tuturnya.
Ning Ita menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan ini karena kejuaraan yang diikuti lebih dari 300 atlet dari 25 klub, mewakili 15 kabupaten/kota di tujuh provinsi di Indonesia.
“Bahkan diikuti atlet mancanegara dari Filipina dan Timor Leste. Sehingga, kegiatan ini turut menggerakkan roda perekonomian daerah melalui meningkatnya kunjungan peserta beserta pendamping ke Kota Mojokerto,” tuturnya.
Ketua Panitia Pelaksana Margi Waluyo menjelaskan turnamen ini mempertandingkan sekitar 160 kelas dari 5 kategori utama, yaitu Show System, Fighting System, Newaza, Contact Ju-Jitsu, dan kelas Master. Sementara, kategori usia yang dilombakan mencakup kelompok anak-anak mulai usia 8 tahun, remaja, dewasa hingga senior.
“Pada hari pertama ini, kita fokus pada kelas Fighting System untuk kategori Festival Turnamen. Sedangkan pada hari kedua dan ketiga, pertandingan akan berlanjut ke kelas Open Turnamen untuk berbagai kategori lainnya,” tuturnya.
Ia berharap olah raga ju-jitsu semakin berkembang, mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah, sekaligus memperkuat posisi Kota Mojokerto sebagai tuan rumah berbagai ajang olah raga berskala nasional maupun internasional.
“Semoga ke depan bisa melahirkan atlet-atlet yang berprestasi,” tuturnya. [ant.kt]


