Bus Trans Jatim jadi Program Paling Memuaskan
Surabaya, Bhirawa – Tingkat kepuasan warga Jawa Timur terhadap kinerja Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mencapai 79,6 persen. Angka tersebut merupakan hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) setelah satu setengah tahun Khofifah-Emil menjalani periode kedua kepemimpinan di Jawa Timur.
Peneliti ARCI, Baihaki Sirajt, mengatakan sejumlah program yang dijalankan Pemprov Jatim mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Meski demikian, hasil survei juga menemukan sejumlah catatan yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah.
“Sejumlah program seperti Bus Trans Jatim, pemutihan pajak kendaraan bermotor hingga pengelolaan sampah,” kata Baihaki saat memaparkan hasil survei di Surabaya, Kamis (3/9/2026).
Menurut Baihaki, Bus Trans Jatim menjadi salah satu program yang paling mendapat respons positif dari masyarakat. Tingkat kepuasan warga terhadap layanan transportasi umum tersebut mencapai 82,5 persen, atau menjadi yang tertinggi dalam sejumlah program yang disurvei.
Warga, lanjut dia, berharap jangkauan Bus Trans Jatim terus diperluas ke berbagai wilayah di Jawa Timur. Saat ini, layanan tersebut telah memiliki delapan koridor.
“Harapan masyarakat adalah program Bus Trans Jatim terus diperluas ke wilayah-wilayah lain di Jawa Timur,” ujarnya.
Selain transportasi, program pengelolaan sampah juga mendapat respons positif. Sebanyak 81,3 persen warga menyatakan puas terhadap kinerja Pemprov Jatim dalam pengelolaan sampah melalui kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota.
Sementara itu, kepuasan terhadap program ketahanan pangan dan Bansos Plus mencapai 79,6 persen. Program Perisai Anak dan KIP Jawara juga memperoleh respons positif dengan tingkat kepuasan sebesar 78,1 persen.
Di sektor pendidikan, program beasiswa SMA/SMK swasta bagi warga tidak mampu mendapat tingkat kepuasan 76,8 persen. Namun, masyarakat masih berharap Pemprov Jatim memperkuat upaya menekan praktik pungutan liar di sekolah SMA/SMK negeri.
“Sejauh ini kepuasan warga tinggi terhadap komitmen Khofifah-Emil di sektor pendidikan,” katanya.
Program pemutihan pajak kendaraan bermotor juga mendapat respons positif dengan tingkat kepuasan 77,7 persen. Kendati demikian, masyarakat masih memberikan sejumlah masukan, terutama terkait penerapan penghapusan denda dan peningkatan layanan Samsat Corner.
Baihaki mengatakan, hasil survei juga menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian Pemprov Jatim. Salah satunya terkait perbaikan jalan provinsi yang dinilai belum optimal.
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap program perbaikan jalan provinsi oleh Bina Marga Jatim hanya mencapai 48,4 persen. Sebaliknya, sebanyak 51,6 persen responden menyatakan tidak puas.
“Perbaikan jalan menjadi salah satu permasalahan yang harus diselesaikan oleh Pemprov Jatim. Mayoritas responden ingin Pemprov Jatim fokus untuk memperbaiki jalan provinsi di daerah-daerah,” tegasnya.
Baihaki menambahkan, survei ARCI dilakukan pada 18-28 Agustus 2026 di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Survei melibatkan 1.200 responden dengan margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei menggunakan metode stratified random sampling dan dibiayai secara mandiri oleh ARCI. [ina]

