27 C
Sidoarjo
Thursday, September 3, 2026
spot_img

Sekolah Aliran Sungai, Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Siswa


Surabaya, Bhirawa – Tiga sekolah yang berada di sekitar bantaran Kali Surabaya, yaitu SMA Kartika Wijaya Surabaya, SMK Kartika 1 Surabaya, dan SMK Kartika 2 Surabaya mengikuti program Sekolah Aliran Sungai yang diselenggarakan Tim Patroli Air Jawa Timur.

Keceriaan terlihat di wajah para siswa yang mendapat pengalaman belajar langsung mengenal kondisi sungai.

Riak air Kali Surabaya pagi itu, Kamis (3/9/2026), memantulkan pemandangan yang berbeda dari biasanya. Sebanyak 30 siswa berseragam sekolah berkumpul di Dermaga Perum Jasa Tirta I Surabaya.

Bagi mereka, sungai merupakan pemandangan yang setiap hari berada di sekitar lingkungan sekolah. Namun, baru kali ini mereka benar-benar duduk di atas perahu motor, mengenakan jaket pelampung, dan menyusuri aliran sungai untuk melihat langsung kondisinya.

Melalui program Sekolah Aliran Sungai yang diinisiasi Tim Patroli Air Jawa Timur bersama Konsorsium Lingkungan Hidup (KLH) Jatim, ruang belajar tidak lagi terbatas di dalam kelas. Para siswa diajak menjadikan Kali Surabaya sebagai ruang pembelajaran untuk mengenal lingkungan sekaligus memahami berbagai persoalan yang dihadapi sungai.

Andy Fauzi Ahmad, guru pendamping para siswa sekaligus Guru Pendidikan Agama Islam, menilai kegiatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi para siswa. Terlebih, lokasi sekolah mereka berada tidak jauh dari aliran sungai.

“Kebetulan sekolah kami tempatnya pas di belakang sungai. Jadi paling tidak anak-anak bisa lebih mengenal dan mengetahui tentang lingkungan sungai,” ujar Andy saat ditemui di sela kegiatan.

Berita Terkait :  Bupati Madiun: SR Beri Kesempatan Setara kepada Anak Indonesia

Menurut Andy, melihat langsung kondisi sungai di lapangan memberikan pemahaman yang berbeda dibandingkan hanya mempelajari materi dari buku di dalam kelas. Para siswa dapat menyaksikan secara langsung kondisi lingkungan yang selama ini berada di sekitar mereka.

Namun, keterbatasan kuota membuat tiga lembaga pendidikan di lingkungan Kartika Wijaya hanya dapat mengirimkan total 30 perwakilan siswa untuk mengikuti kegiatan tersebut. Andy menyampaikan program Sekolah Aliran Sungai tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin agar lebih banyak siswa mendapat kesempatan belajar langsung mengenai lingkungan sungai.

“Kalau bisa jangan sekadar satu kali. Siswa kami banyak. Mungkin bisa dibuat setiap tiga bulan atau enam bulan sekali. Jika ada program berkelanjutan, sekolah kami siap mendukung penuh,” tegasnya.

Di atas perahu yang membelah arus, para siswa diajak menyaksikan kondisi Kali Surabaya secara langsung. Sepanjang perjalanan, mereka melihat vegetasi yang tumbuh di sejumlah bagian bantaran sungai.

Namun, di beberapa titik, masih terlihat sampah domestik, terutama sampah plastik, yang tersangkut di sekitar tepian dan terbawa arus.

Devita Sari Arya Putri, siswi SMA Kartika Wijaya Surabaya, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Pengalaman menyusuri sungai, menurutnya, memberikan pengetahuan baru mengenai aliran Kali Surabaya sekaligus persoalan sampah yang masih ditemukan di sungai.

“Senang dan seru. Setelah muter-muter sungai, jadi lebih tahu ternyata aliran sungai ini nyambung ke mana saja. Tapi tadi juga melihat masih banyak sampah dan eceng gondok,” ungkap Devita.

Berita Terkait :  Awal Mei, BPBD Jatim Genjot Pembentukan Destana Enam Daerah

Siswi berusia 15 tahun itu mengaku memperoleh perspektif baru mengenai pentingnya menjaga dan membersihkan sungai, yang dapat dimulai dari hal sederhana. Pengetahuan tersebut, menurutnya, juga akan dibagikan kepada teman-temannya yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan.

Sebelum melakukan susur sungai, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan dari sejumlah instansi terkait. Materi diberikan untuk menambah pemahaman siswa mengenai persoalan lingkungan, pengelolaan air, hingga keselamatan di perairan.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur membuka sesi dengan materi mengenai Kebijakan Pengendalian Pencemaran Air. Melalui materi tersebut, para pelajar diperkenalkan pada pentingnya menjaga kualitas air dan mencegah pencemaran lingkungan.

Selanjutnya, Perum Jasa Tirta I memberikan materi mengenai pengelolaan sumber daya air, termasuk pemantauan debit dan kualitas air. Sementara BPBD Provinsi Jawa Timur memberikan pembekalan mengenai mitigasi bencana serta keselamatan dan penanganan keadaan darurat di perairan.

Direktur LSM Konsorsium Lingkungan Hidup sekaligus Sekretariat Bersama Patroli Air Jawa Timur, Imam Rochani, mengatakan program Sekolah Aliran Sungai akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Kegiatan tersebut tidak hanya menyasar tiga sekolah yang mengikuti kegiatan kali ini, tetapi juga sekolah-sekolah lain yang berada di sekitar bantaran Kali Surabaya.

“Kami harapkan kegiatan ini berkesinambungan, bukan hanya di salah satu sekolah. Nanti ada sekolah-sekolah lain yang ada di bantaran Kali Surabaya yang akan kami libatkan untuk sosialisasi,” katanya.

Berita Terkait :  Layani Maba, UB Siapkan 85 Prodi dan Tambah Kapasitas Server UTBK

Menurut Imam, sekolah-sekolah yang berada di sekitar bantaran sungai sengaja menjadi sasaran program agar para siswa dapat memahami secara langsung kondisi lingkungan di sekitar mereka. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh melalui pembelajaran di kelas dapat dibandingkan dengan kondisi nyata di lapangan.

“Ini memang memberikan wawasan lingkungan yang cukup baik. Mereka bisa memahami bagaimana kondisi sungai di lapangan dan bagaimana teori yang selama ini mereka ketahui. Rata-rata mereka juga antusias dan ingin mengetahui lebih jauh,” ujarnya.

Imam menambahkan, edukasi lingkungan tidak akan berhenti pada kegiatan yang menyasar pelajar. Tim Patroli Air Jawa Timur juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan berbagai pihak lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas kepedulian terhadap lingkungan. [rac.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!