27 C
Sidoarjo
Thursday, September 3, 2026
spot_img

Guru jadi Sasaran Pinjol, Dispendik Gresik Perkuat Literasi Finansial


Gresik, Bhirawa – Ancaman pinjaman online (pinjol), dan penipuan digital menjadi perhatian serius di kalangan pendidik. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik, memperkuat literasi finansial guru melalui program Guru Permata Finansial. Program bertujuan membekali guru agar tidak hanya kompeten dalam mendidik siswa, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara sehat di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital.

Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dispendik Gresik, Dr. Nur Hamidah, mengatakan program tersebut diinisiasi melalui kolaborasi Permata Bank dan PiBo. Pelatihan dirancang untuk membekali guru dengan pengetahuan, dan keterampilan finansial praktis yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

“Setelah diberikan pelatihan literasi finansial, guru diharapkan menguasai aspek literasi finansial yang nantinya bisa diajarkan kepada peserta didik,” ujar Hamidah.

Menurut dia, kemampuan mengelola keuangan pribadi menjadi kompetensi penting bagi guru. Selain melindungi diri dari risiko keuangan, guru diharapkan mampu menjadi teladan bagi siswa dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat. Penguatan tersebut dinilai semakin relevan, seiring maraknya risiko transaksi keuangan digital. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menjadi dasar program menyebut sekitar 47 persen korban pinjaman online merupakan guru. Angka itu menjadi salah satu alasan perlunya pembekalan literasi finansial, secara praktis di kalangan pendidik.

“Program ini, sekaligus diarahkan untuk mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang digaungkan OJK. Selaras dengan visi dan misi Dinas Pendidikan, dalam mendorong peningkatan kompetensi sekaligus kesejahteraan guru,” jelasnya.

Berita Terkait :  Unars Siap Kolaborasi Batik Tulis Motif Tabing Tongkok Karya Disabilitas Situbondo

Program guru permata finansial berlangsung intensif selama tiga bulan, materi yang diberikan meliputi perencanaan keuangan pribadi. Penyusunan anggaran efektif, pencegahan penipuan daring, hingga pengenalan prinsip investasi. Juga dibekali metode mengajarkan konsep finansial kepada siswa secara mindful, meaningful, dan joyful. Melalui buku cerita maupun inovasi media digital, agar konsep uang dan pengelolaan keuangan lebih mudah dipahami siswa sekolah dasar.

Sosialisasi menyasar perwakilan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru SD Negeri se-Kabupaten Gresik. Peserta nantinya, mendapat pelatihan satu hari bersama narasumber ahli. Guru peserta memperoleh akses gratis selama tiga bulan, terhadap sumber bacaan yang mencakup lebih dari 1.200 buku berkualitas serta media pembelajaran interaktif. Selain itu, peserta berkesempatan mendapatkan sertifikat resmi dan mengikuti kompetisi dengan berbagai hadiah.

Hamidah berharap, memahami konsep uang dan berbagai produk keuangan, seperti perbankan, investasi, dan asuransi, termasuk hak serta kewajiban sebagai konsumen. Dari aspek keterampilan, guru diharapkan mampu menyusun anggaran. Mengelola utang secara bijak, serta menghitung dan memahami risiko keuangan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus ditularkan kepada peserta didik. [kim.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!