33 C
Sidoarjo
Wednesday, November 4, 2026
spot_img

SMKN 2 Situbondo Dukung Program 1.000 Petani Muda, Cetak Wirausahawan Muda Kemandirian Pangan

Situbondo, Bhirawa — Keluarga besar SMKN 2 Situbondo menjalin sinergi dan kolaborasi bersama Batalyon TP 536/KS, para petani penggerak, penyuluh pertanian, serta lembaga perbankan melalui BPR Jatim. Kegiatan ini sekaligus menjadi peluncuran program untuk membentuk karakter generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kepala SMKN 2 Situbondo, Drs. HM Anang Arifandi, M.Pd., menjelaskan kegiatan ini mencakup tiga agenda utama: upacara bendera bersama batalyon dan siswa, dilanjutkan dengan pemberian materi wawasan kebangsaan dari pihak TNI, khususnya bagi siswa non-jurusan pertanian. Sementara siswa jurusan pertanian — satu-satunya jurusan pertanian di Situbondo — langsung berkolaborasi dengan personel TNI dan petani menanam bibit di lahan praktik sekolah.

Komoditas yang ditanam meliputi lombok, terong, dan selada. Ke depan, kerja sama diperluas ke tanaman pangan strategis seperti jagung dan padi yang dikelola bersama batalyon. “Persiapan ini telah berjalan dua bulan. Sebelumnya, kami juga telah mendampingi kegiatan tanam bersama TNI dan masyarakat di Desa Talkandang,” ujar Anang.

Pihak sekolah berkomitmen mendukung penuh unggulan Pemkab Situbondo di bawah Bupati Mas Rio, yaitu program 1.000 Petani Muda. “Sebagai sekolah yang mencetak lulusan di bidang pertanian, kami siap berperan aktif mewujudkan kemandirian pangan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Danki Pertanian Yonif TP 536/KS, Kapten Pranoto, menyambut baik program tersebut. Ia menekankan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda, yang bukan sekadar menghafal simbol negara, melainkan sikap nyata menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Berita Terkait :  Unesa Siapkan 11.000 Porsi Sarapan Bergizi Gratis bagi Mahasiswa yang UAS

“Persatuan dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan sekolah: menghormati teman, guru, dan tidak membeda-bedakan latar belakang,” ujar Kapten Pranoto.

Ia juga mengingatkan tiga pesan penting bagi para siswa: tanamkan cinta tanah air dalam tindakan nyata, jadilah generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga jujur dan bertanggung jawab, serta hargai proses belajar karena keterampilan yang dipelajari menjadi bekal kemajuan bangsa di masa depan. [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!