29 C
Sidoarjo
Thursday, May 21, 2026
spot_img

SMANSABA Beri Penghargaan Khusus 10 Siswa Lulus Program SNBP


Situbondo, Bhirawa
SMAN 1 Banyuputih atau dikenal dengan sebutan SMANSABA memberi penghargaan kepada para siswa yang lolos dalam program SNBP di acara Abipraya Bhiseka, kemarin. Sedikitnya ada 10 siswa SMAN 1 Banyuputih yang lolos SNBP tahun 2026 tampak gembira menerima penghargaan dari sekolah.

Momen bahagia itu terlihat pada acara pelepasan siswa kelas XII yang diselenggarakan dalam bentuk Abipraya Bhiseka ke-10. Kegiatan tersebut berjalan dengan sukses yang dilaksanakan pada Rabu, (20/5) kemarin.

Menurut Kepala SMANSABA, Kabupaten Situbondo, Afifudin, penghargaan diberikan karena siswa tersebut dapat masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa tes yang tersebar di Jawa, Bali dan Madura.

“Ada yang masuk di UB, Polinema, Universitas Trunojoyo, Undhiksa, dan Politeknik di Bali dan Banyuwangi,” ungkap Afifudin, Kepala SMAN 1 Banyuputih kepada Bhirawa.

Lebih lanjut Afifudin mengungkapkan, SNBP tahun 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 1 Banyuputih. Pasalnya, imbuh mantan guru SMAN 1 Asembagus itu, pada tahun 2026 ini ada peningkatan jumlah siswa yang diterima daripada tahun sebelumnya.

“Tahun 2026 ini ada 10 siswa yang diterima SNBP atau sekitar 71 persen dari siswa yang mendaftar. Angka sebanyak ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 4 orang” ungkapnya.

Tidak hanya itu, SMAN 1 Banyuputih juga memberikan apresiasi kepada para siswanya yang pernah menunjukkan prestasi maupun kontribusi bagi kemajuan sekolah.

“Ada yang juara LKTI, juara FLS3N, juara desain batik, peserta paskibra maupun aktif di OSIS. Acara ini didukung dan dikelola oleh wali murid sehingga kesempatan ini juga digunakan untuk memberikan rasa bangga bagi orang tuanya melalui pemberian apresiasi,” ujar Waka Humas SMAN 1 Banyuputih.

Berita Terkait :  Menaker Apresiasi Peluncuran Komunitas Industri-Pendidikan Indonesia-Tiongkok

Selain acara pelepasan kelas XII, juga digelar kegiatan unjuk karya ko-kurikuler dan produk double track oleh siswa. Mereka menampilkan berbagai produk makanan dan minuman sebagai hasil pelatihan proyek maupun program double track.

“Diantaranya ada berbagai olahan pisang, sosis chili oil, pancake, samomi, rainbow wall, minuman variasi teh, minuman rasa buah, hingga es berbahan dasar jagung dan coklat. Makanan dan minuman yang ditampilkan banyak yang ludes terjual, dibeli oleh pengunjung wali murid maupun undangan yang datang,” terangnya.

Tak terkecuali, Kusmadi, Ketua Komite SMANSABA yang turut hadir juga ikut memborong produk ini karena merasa tertarik sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program sekolah.

Salah satu guru, Ahmad Fauzi selaku fasilitator program double track, menyebutkan bahwa SMAN 1 Banyuputih sudah beberapa tahun menjadi pelaksana program double track. Melalui program ini, para siswa dibekali ketrampilan berwirausaha utamanya tata boga dan teknik kendaraan ringan.

“Tidak hanya perencanaan dan pembuatan produk, siswa juga dilatih dalam pemasaran produknya baik secara konvensional maupun digital. Target kami para siswa memiliki pengalaman dan mental yang kuat dalam berwirausaha” pungkas Ahmad Fauzi. [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!