29 C
Sidoarjo
Thursday, May 21, 2026
spot_img

Dorong Penurunan Pengangguran dan Kemiskinan, Jatim Kerja Targetkan Kemandirian UKM


Pemprov, Bhirawa
Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Triwulan ke 2 Tahun 2026 ini tengah fokus meningkatkan perekonomian lewat berbagai program penguatan bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Diantaranya adalah Program Jatim Kerja.

Kepala Biro Perekonomian Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Setdaprov Jatim) , MHD Aftabuddin Rijaluzzaman, menjelaskan jika Program Jatim Kerja dibentuk dan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan pelaku UKM dan penciptaan lapangan kerja.

“Sasaran utamanya adalah pelaku usaha mikro, UKM, wirausaha baru, dan masyarakat produktif yang membutuhkan akses permodalan usaha,” kupas Afta saat dikonfirmasi Kamis (21/5).

Program ini, sambung Afta, bertujuan meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, memperluas kesempatan kerja, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta mendorong UKM agar mampu naik kelas dan lebih mandiri secara ekonomi.

Tidak dapat dipungkiri, pelaku UKM saat ini menjadi tulang punggung ekonomi Provinsi Jatim. Berdasarkan data BPS dipenghujung 2025, sektor UKM menjadi tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi yang secara konsisten merangkak naik setiap tahunnya.

Angkanya mencapai kisaran 60 persen dari total PDRB Jawa Timur yang bernilai Rp3.403,17 triliun.

Lebih lanjut, Afta menjelaskan, pelaksanaan program dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Dana Bergulir dan Program Kredit Sejahtera (Prokesra) dengan bunga ringan dan persyaratan yang lebih mudah bagi pelaku UKM.

Selain pembiayaan modal usaha, pemerintah juga memberikan pendampingan usaha, pelatihan kewirausahaan, penguatan koperasi, serta fasilitasi pemasaran dan digitalisasi UKM.

Berita Terkait :  Proyek Kebangsaan Nasional 2024, Sebagai Ruang Menjaga Persatuan Setiap Generasi

“Program ini juga didukung dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, koperasi, dan pelaku usaha agar akses pembiayaan dan pengembangan usaha dapat berjalan lebih optimal,” kupas Afta menambahkan.

Target utama program ini adalah meningkatnya jumlah UMKM yang berkembang dan naik kelas, bertambahnya jumlah wirausaha baru, meningkatnya produktivitas usaha masyarakat, serta terbukanya lapangan kerja baru di Jawa Timur.

“Selain itu, program ini juga diarahkan untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan serta memperkuat perekonomian daerah berbasis usaha masyarakat,” pungkas Afta.

Program prioritas “JATIM KERJA” Biro Perekonomian Setda Provinsi Jatim sendiri meliputi

Millenium Job Center (MJC), program yang menjangkau kelompok Milenial dan Gen Z dengan menjadi wadah bagi talenta dan berbagai mitra yang menyediakan kerja

Ekosistem Halal, program yang berfokus pada penguatan rantai nilai-nilai halal, mulai dari tahap produksi, sertifikasi, distribusi, hingga pemasaran produk dan jasa halal

Program Kredit Sejahtera (PROKESRA) dan Dana Bergulir (DAGULIR), program yang ditujukan untuk meningkatkan inklusi keuangan melalui skema pembiayaan yang terjangkau, berkelanjutan, dan berorientasi pada penguatan kapasitas usaha. [aya.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!