Penonton terlihat membludak di acara Pentas Seni Jaranan Senterewe yang berlangsung di lapangan halaman Kantor DPD Partai Golkar Tulungagung, Sabtu (6/6) malam.
Tulungagung, Bhirawa.
DPD Partai Golkar Tulungagung terus melakukan gebrakan untuk menjadikan kantornya sebagai rumah rakyat. Kali ini mereka menggelar pentas seni khas Tulungagung jaranan senterewe, Sabtu (6/6) malam.
Pertunjukan jaranan senterewe yang berlangsung di halaman Kantor DPD Partai Golkar Tulungagung ini dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Tulungagung, Jairi Irawan dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.
“Antusiasme masyarakat datang dan menyaksikan pentas seni jaranan senterewe luar biasa. Di luar ekspektasi kami. Sangat membludak,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar Tulungagung, Jarot Hartanto, di sela pertunjukan salah satu variasi kesenian kuda lumping yang sudah dinobatkan sebagai warisan budaya tak benda tersebut.
Menurut dia, jumlah penonton di luar perkiraan semula. “Sampai memenuhi lapangan halaman kantor. Termasuk pelaku UMKM yang datang menjajakan dagangannya di luar perkiraan kami. Lebh dari yang kami perkirakan,” sambungnya.
Sebelumnya, Jarot mengungkapkan jika pentas jaranan senterewe merupakan kegiatan sambang sapa pelaku seni budaya dan UMKM di Tulungagung. Terlebih belum lama ini para pelaku seni budaya mendapat penghargaan dari Provinsi Jatim.
“Pentas seni ini untuk mengangkat seni budaya di Tulungagung. Terlebih jaranan senterewe sudah masuk warisan budaya tak benda,” paparnya.
Partai Golkar Tulungagung, lanjut dia, sudah berkomitmen untuk menjadikan katornya sebagai rumah rakyat. Utamanya, untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.
“Sudah menjadi rumah masyarakat. Bukan ansih partai (Golkar). Bisa digunakan masyarakat,” katanya.
Bahkan Jarot menegaskan pelaku seni jaranan senterewe yang pentas di halaman Kantor Golkar tidak berlabel warna (politik) tertentu.
“Benderanya tetap atas nama seni dan budaya Tulungagung,” tuturnya.
Lebih lanjut, pria berambut gondrong ini, membeberkan jika dalam bulan Juni 2026, DPD Partai Golkar menyelenggarakan sejumlah acara, selain pentas seni jaranan senterewe. Di antaranya, rutinan sema’an Al Quran hafidz dan hafidzoh, konsultasi produk UMKM dan pembuatan NIB dan layanan konsultasi hukum.
“Bahkan kami berencana untuk sambang kecamatan. Bentuknya bisa climbing atau camping. Seperti di antaranya di Kecamatan Sendang dan Tanggunggunung. Sesuai potensi di daerah itu,” pungkasnya. (wed.hel)


