27.8 C
Sidoarjo
Sunday, August 2, 2026
spot_img

Road Race, Wadah Pembinaan Pebalap dan Penggerak Ekonomi Lokal


Bojonegoro, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga otomotif melalui penyelenggaraan Road Race 2026 yang digelar Ikatan Motor Bojonegoro (IMB) di Sirkuit Non – permanen Alun-Alun Bojonegoro, Minggu (2/8).

Kegiatan yang masuk dalam agenda tahunan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi para pebalap, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro, Arif Nanang, mengatakan penyelenggaraan Road Race tahun ini memiliki makna tersendiri karena berlangsung menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, kejuaraan ini menjadi salah satu ajang yang dinantikan para pencinta otomotif, khususnya di Bojonegoro dan Jawa Timur. “Ia mengingatkan seluruh peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menjunjung tinggi sportivitas selama berlomba. Melalui kejuaraan tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap akan lahir atlet-atlet balap motor yang mampu berprestasi dan membawa nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” tuturnya.

Arif juga mengapresiasi Ikatan Motor Bojonegoro selaku penyelenggara beserta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, komunitas otomotif, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pembinaan olahraga otomotif di daerah.

“Selain sebagai wadah pembinaan atlet, penyelenggaraan Road Race 2026 diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran peserta dan penonton dinilai mampu meningkatkan aktivitas ekonomi serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Berita Terkait :  Temui Ketua KONI Jatim, BHS Janji Totalitas Bina Pesilat

Road Race 2026 mempertandingkan sejumlah kelas, di antaranya motor bebek 4-tak 130 cc dan 150 cc kategori standar maupun tune-up, motor bebek 2-tak 116 cc dan 125 cc kategori standar maupun tune-up, serta kelas Mini GP untuk pembalap usia 8-10 tahun. Beragam kelas tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan pembalap sejak usia dini sekaligus memberikan ruang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. [bas.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!