27 C
Sidoarjo
Sunday, September 20, 2026
spot_img

Lewat Program Peduli dan Berbagi, Polres Pasuruan Bangun Infrastruktur Air Bersih

Polres Pasuruan, Bhirawa. – Bagi sebagian masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Pasuruan, kemudahan mengakses air bersih masih menjadi barang mahal. Keterbatasan sumber air dan kondisi geografis kerap memaksa warga memutar otak untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga maupun sarana ibadah.

Merespons persoalan krusial ini, Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan mengambil langkah konkret dengan membangun fasilitas infrastruktur air bersih berupa sumur bor di halaman Masjid Al-Mubarok, Dusun Tamanan, Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Fasilitas ini diresmikan Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono.

Penempatan sumur bor di area rumah ibadah tersebut dirancang agar manfaatnya dapat diakses secara inklusif, baik oleh jemaah masjid maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan pasokan air saban hari.

Langkah intervensi infrastruktur ini tak lepas dari kepekaan jajaran kepolisian di tingkat tapak. Pembangunan sumur bor berawal dari temuan dan laporan Kepala Satuan Binmas serta Kepala Kepolisian Sektor Kejayan mengenai minimnya pasokan air bersih yang dialami warga Kecamatan Kejayan. Informasi ini ditindaklanjuti secara sistematis melalui skema aksi sosial bertajuk Program Kapolres Pasuruan Peduli dan Berbagi.

Program itu dirancang bukan sekadar sebagai bantuan karitatif sesaat, melainkan jawaban atas kebutuhan mendasar yang berdampak jangka panjang bagi kualitas hidup warga.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono menyampaikan ketersediaan air bersih merupakan prasyarat utama peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

Berita Terkait :  Antisipasi Kerawanan Konflik, Polres Madiun Kota Siapkan Walpri untuk Paslon

”Air bersih adalah salah satu kebutuhan utama bagi masyarakat. Pembangunan dan peresmian fasilitas sumur bor ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar AKBP Harto di sela-sela kegiatan peresmian, Jumat (18/9).

AKBP Harto menambahkan, keberadaan sumur bor di lingkungan Masjid Al-Mubarok diharapkan menjadi aset bersama yang dipelihara secara berkelanjutan. Diharapkan keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat sekitar serta para jamaah Masjid Al-Mubarok secara berkelanjutan.

Prosesi peresmian fasilitas ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta penyerahan bantuan sosial kepada warga setempat. Turut jajaran internal kepolisian, tetapi juga melibatkan pemangku kepentingan lintas sektor.

Tampak hadir Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan, Ny Abel Harto Agung, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasuruan, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Kejayan, hingga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan.

Dukungan sektor swasta dan tokoh masyarakat lokal turut memperkuat sinergi ini. Kehadiran perwakilan PT Tirta Fresindo Jaya Pasuruan (Mayora Group), Kepala Desa Tamanan, H Mujammil, serta tokoh agama setempat KH Karim, mempertegas kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, korporasi, dan ulama dalam mengurai masalah sosial di daerah.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung aman dan tertib itu diakhiri dengan pelaksanaan salat Jumat berjemaah antara jajaran Polres Pasuruan dan warga setempat di Masjid Al-Mubarok, menegaskan kedekatan hubungan antara kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan. [hil.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!