29 C
Sidoarjo
Thursday, April 30, 2026
spot_img

Tingkatkan Layanan QR Code di Jawa Timur, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Perkuat Subsidi Tepat

Surabaya, Bhirawa

Pertamina Patra Niaga terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui evaluasi dan pemutakhiran data konsumen secara berkala, guna memastikan penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran serta mudah diakses.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Pada Rabu (29/4) menerima dan menampung aspirasi dari kelompok sopir truk terkait penerapan barcode dalam program Subsidi Tepat.

Dalam pertemuan tersebut, para sopir menyampaikan berbagai masukan, mulai dari kendala teknis di lapangan hingga harapan agar kebijakan ini dapat berjalan lebih efektif tanpa menghambat aktivitas distribusi barang.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengingatkan pemutakhiran data merupakan langkah strategis untuk memastikan penggunaan QR Code dan kuota BBM subsidi sesuai dengan kepemilikan kendaraan yang sah.

Penerapan QR Code dalam program Subsidi Tepat merupakan kebijakan pemerintah untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi, baik Biosolar maupun Pertalite, tepat sasaran dan digunakan oleh pihak yang berhak.

Dalam hal ini, Pertamina bertindak sebagai pelaksana distribusi sesuai penugasan dari pemerintah.

Ahad menambahkan, Aksi yang dilakukan para sopir merupakan bentuk penyampaian aspirasi dan perhatian dari pelanggan.

Pertamina memandang hal ini secara positif dan berkomitmen untuk terus mendengarkan serta menindaklanjuti setiap masukan yang ada, dengan menghadirkan solusi sesuai kewenangan demi meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pelanggan.

Berita Terkait :  Rutan Kelas II B Gresik Beri Pelatihan Kuliner Wanita WBP

Terkait QR Code yang mengalami kendala atau tidak dapat digunakan untuk bertransaksi, sistem secara berkala melakukan pemantauan terhadap data kendaraan yang terdaftar serta pola penggunaan QR Code di SPBU.

Sistem juga mendeteksi adanya anomali transaksi, seperti pengisian dalam volume besar dalam waktu berdekatan atau pengisian di beberapa SPBU berbeda dalam waktu singkat.

Kondisi tersebut dapat menjadi penyalahgunaan QR Code oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga memerlukan proses verifikasi ulang.

Untuk melayani kebutuhan sopir truk yang mengalami kendala pada QR Code saat bertransaksi, Pertamina telah membuka 147 helpdesk di seluruh wilayah Jawa Timur.

Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses verifikasi ulang dan mengaktifkan kembali QR Code agar dapat digunakan dalam pembelian BBM bersubsidi.

Sebagai informasi, terdapat 119 kendaraan yang melakukan pendaftaran ulang untuk pengaktifan QR Code. Dari jumlah tersebut, sekitar 73,1 persen atau 87 kendaraan telah berhasil menyelesaikan proses pendaftaran ulang.

Sementara itu, 26,9 persen atau sekitar 32 kendaraan masih belum berhasil memperoleh QR Code. Kendala yang dihadapi beragam, antara lain nomor polisi yang belum terdaftar, QR Code yang terhapus, serta perlunya revisi data kendaraan.

Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat yang datanya belum aktif untuk segera melakukan pendaftaran ulang dengan menggunakan data kendaraan yang sesuai.

Proses pendaftaran dirancang sederhana agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM subsidi tanpa kendala, sehingga layanan dapat dinikmati secara lancar dan aman.

Berita Terkait :  Wujudkan Pelabuhan Bersih, TPS Perkuat Komitmen Pelindo Bersih

Melalui berbagai upaya tersebut, Pertamina tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mewujudkan distribusi energi yang lebih adil dan tepat sasaran. [riq.kt]

Berita Terkait

8 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!