Anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti meraih gelar Doktor di Universitas Airlangga dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Kamis (30/4).
Surabaya, Bhirawa.
Dalam disertasinya, dengan judul : Model Transactional Leadership Anggota DPRD Pemilu Hat-trick, anggota Komisi X DPR RI, Reni Astuti meraih gelar Doktor di Universitas Airlangga.
Reni meraih nilai cumlaude dalam sidang terbuka promosi doktor di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Kamis (30/4).
Politikus PKS ini menempuh Program Studi S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia sejak tahun 2022 saat menjabat sebagai wakil ketua di DPRD Surabaya.
Di sela kesibukannya menjadi anggota dewan, dia menjalani proses akademik seperti mahasiswa pada umumnya. Mulai dari perkuliahan, penyusunan proposal penelitian, seminar hasil, hingga ujian terbuka disertasi.
Dalam penelitian tersebut , Reni membahas pola kepemimpinan transaksional yang diterapkan anggota legislatif hingga mampu memenangkan pemilu secara beruntun atau hat-trick.
Objek yang diteliti adalah para anggota dewan yang terpilih sebanyak tiga kali beruntun atau hat-trick terpilih. Mulai dari tingkat DPR RI, DPRD Provinsi Jatim dan juga DPRD Surabaya.
Reni menjelaskan kajian itu lahir dari pengamatannya terhadap dinamika politik elektoral di Indonesia. Khususnya bagaimana kepemimpinan, komunikasi politik, dan kedekatan dengan konstituen menjadi faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan publik.
“Proses ini bukan hal mudah. Saya menjalani seluruh tahapan seperti mahasiswa lainnya, penuh disiplin dan komitmen,” lanjutnya.
Reni juga menegaskan bahwa pendidikan tinggi penting bagi siapa pun, termasuk politisi, agar kebijakan yang dihasilkan memiliki basis keilmuan yang kuat. [gat.hel].


