32 C
Sidoarjo
Monday, September 21, 2026
spot_img

Pendonor 75 Kali di Kota Mojokerto Akan Terima Lencana Penghargaan Gubernur Jatim

Kota Mojokerto, Bhirawa — Sebanyak 23 pendonor darah sukarela yang telah menyumbangkan darahnya hingga 75 kali di Kota Mojokerto, akan menerima lencana penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Hal ini disampaikan Wali Kota Mojokerto sekaligus Ketua PMI Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam peringatan HUT ke-81 PMI yang digelar penuh makna di Hall PMI Kota Mojokerto, Senin (21/9/2026).

“Pada bulan ini, para pendonor yang telah mendonorkan darah sebanyak 75 kali akan menerima Lencana Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penghargaan sekaligus penguatan semangat kepedulian dan gotong royong guna memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

Ning Ita — sapaan akrab Wali Kota — menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendonor yang telah konsisten menyumbangkan darahnya puluhan kali.

“Di tengah keterbatasan anggaran yang kita hadapi bersama, hal itu tidak menjadi hambatan untuk terus peduli dan bergerak. Yang terpenting adalah kepedulian dan kemanusiaan kita untuk memberi, berbagi, dan menolong sesama,” tegasnya.

Peringatan HUT PMI yang berdekatan dengan HUT Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa semangat kemanusiaan adalah bagian penting dari perjalanan bangsa. PMI lahir pada 17 September 1945, sebulan setelah Proklamasi, dan sejak awal berperan besar di bidang kemanusiaan dan kesehatan.

Berkat sinergi dengan berbagai mitra, PMI Kota Mojokerto senantiasa menjaga ketersediaan stok darah. “PMI Kota Mojokerto bersama para mitra tidak pernah kekurangan stok darah. Rumah sakit mana pun yang bermitra dan membutuhkan darah, selalu kami upayakan tersedia. Itu komitmen kami bersama,” ungkap Ning Ita.

Berita Terkait :  Sukseskan Pilkada Situbondo, KPU dan Pers Bagikan Stiker Merchandise pada Pengendara

Pemberian penghargaan dilakukan bertahap: 75 kali donor mendapat penghargaan dari Gubernur Jatim, sedangkan 100 kali mendapat penghargaan dari Presiden RI. Tahun ini kuota penerima penghargaan tingkat provinsi berjumlah 23 orang, padahal jumlah pendonor yang memenuhi syarat telah mencapai lebih dari 40 orang.

“Mohon bersabar bagi yang belum mendapat giliran. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan umur panjang, sehingga tahun depan bisa menerima lencana langsung dari Ibu Gubernur Jawa Timur,” pesannya.

Keterbatasan kuota tidak mengurangi nilai pengabdian para pendonor, sebab setiap tetes darah yang disumbangkan adalah wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Ning Ita mengaitkan semangat donor darah dengan Pancacita Kota Mojokerto, khususnya mewujudkan kota yang berkarakter. “Kehadiran PMI, partisipasi pendonor, dan dukungan mitra adalah bagian dari membangun Kota Mojokerto yang berkarakter — kota dengan kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai alasan tidak berbagi. “Tidak harus punya harta lebih untuk bersedekah. Selama badan sehat dan memenuhi syarat, mendonorkan darah adalah sedekah yang luar biasa,” tambahnya.

Penyerahan lencana penghargaan oleh Gubernur Jawa Timur direncanakan berlangsung dalam waktu dekat pada bulan ini. PMI Kota Mojokerto juga berkomitmen terus mendekatkan layanan donor darah kepada masyarakat melalui kegiatan di berbagai lokasi publik. [min.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!