32 C
Sidoarjo
Monday, September 21, 2026
spot_img

Pemerintah Perluas Jargas Gresik-Sidoarjo, Target 1 Juta Sambungan pada 2028

Bojonegoro, Bhirawa  – Pemerintah memperluas pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas) di sejumlah daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor. Di Kabupaten Gresik dan Sidoarjo, ribuan sambungan rumah (SR) jargas telah dibangun dan kini memasuki tahap persiapan pengoperasian.

Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman ke jaringan gas bumi di Gresik dan Sidoarjo, Senin (21/9). Dudung didampingi Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Agung Kuswardono serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas KSP dalam mengawal program prioritas nasional, khususnya dalam mendukung swasembada energi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG.

Pengembangan jargas menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut, sejalan dengan Program Kerja Prioritas Nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2027 serta penetapan pembangunan jaringan gas perkotaan sebagai Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Di samping itu, agenda kunjungan kali ini juga sekaligus dalam rangka persiapan pengoperasian jargas APBN TA 2025-2026 di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Agung Kuswardono mengatakan pembangunan jargas terus dilanjutkan seiring dengan semakin terkoneksinya infrastruktur gas bumi nasional. Konektivitas jaringan transmisi, salah satunya Pipa Cirebon – Semarang, menjadi salah satu fondasi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi domestik, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga.

Berita Terkait :  DPRD-Pemkot Probolinggo Bahas 17 Raperda dan Aturan Dana Bergulir

“Pengembangan jargas juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik sekaligus mengurangi subsidi terhadap APBN. Semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan jaringan gas bumi, maka semakin luas pemanfaatan energi domestik yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Untuk tahun 2025-2026 ini, Pemerintah sedang membangun sekitar 119.379 Sambungan Rumah (SR) jargas yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, khusus di kabupaten Gresik dan Sidoarjo telah dibangun masing-masing sekitar 7.000 SR. Mulai tahun ini pemerintah akan melakukan pembangunan jargas secara masif, hingga tahun 2028 ditargetkan terbangun jargas sebanyak 1 juta SR,” kata Agung.

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM telah membangun jargas menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak 4.000 SR di Gresik sejak 2022 dan 29.961 SR di Sidoarjo sejak 2010 dengan penugasan kepada PGN sebagai operator. Pengalaman PGN dalam melayani pelanggan rumah tangga di Gresik dan Sidoarjo menjadi salah satu modal penting dalam mendukung keberlanjutan pemanfaatan gas bumi di wilayah tersebut.

 “PGN menyambut baik perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan jargas di Gresik, Sidoarjo serta wilayah lainnya. Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus mendukung  pengembangan dan pengelolaan infrastruktur jaringan gas bumi untuk segmen rumah tangga & pelanggan kecil, khususnya atas jaringan gas yang bersumber dari Pemerintah melalui skema APBN, dimana kedepan PGN siap mendukung atas penugasan pengelolaan sesuai dengan peran, mekanisme, dan ketentuan yang ditetapkan,” ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta.

Berita Terkait :  Satlantas Polres Tulungagung Bagikan Coklat dan Helm di Operasi Keselamatan Semeru 2025

PGN memiliki pengalaman dalam pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur gas bumi, termasuk aspek asset integrity, keselamatan jaringan, pengelolaan pelanggan, serta pelayanan gas bumi kepada masyarakat. Secara nasional, PGN juga telah melayani lebih dari ±820 ribu pelanggan rumah tangga.

Sejalan dengan program strategis Pemerintah, PGN juga terus mengembangkan pemanfaatan gas bumi melalui berbagai skema infrastruktur, baik jaringan pipa maupun solusi beyond pipeline, termasuk Compressed Natural Gas (CNG) guna menjangkau wilayah dan kebutuhan yang belum dapat dilayani melalui jaringan pipa.

Ke depan, Pemerintah akan terus memperluas pemanfaatann gas bumi melalui perluasan program jargas. Sinergi antara Pemerintah dengan pemangku kepentingan diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap gas bumi sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan energi domestik. [bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!