Pemkab Pasuruan, Bhirawa. – Pemkab Pasuruan bersama PT Nestle Indonesia resmi membuka Program Pelatihan Kerja Generasi Muda Kompeten Industri Cemerlang (Gemilang), Senin (12/10). Kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam meningkatkan daya saing serta pencetakan SDM berkualitas tinggi bagi pemuda daerah agar siap bersaing di pasar industri manufaktur.
Pelatihan yang diselenggarakan selama enam bulan ini dipusatkan di UPT Latihan Kerja Daerah (LKD) Kabupaten Pasuruan. Melalui program itu, para peserta mendapatkan pembelajaran komprehensif yang menggabungkan teori di dalam kelas, pelatihan praktik bersistem hybrid, hingga pengalaman kerja langsung (on-the-job training) di area produksi pabrik.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan, Rakhmat Syarifudin, menyambut positif terpilihnya Kabupaten Pasuruan sebagai lokasi pelaksanaan program tahunan ini. Menurutnya, kolaborasi dengan sektor swasta sangat krusial dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan riil industri.
“Syukur alhamdulillah karena Kabupaten Pasuruan terpilih menjadi lokasi pelaksanaan Program Gemilang. Kita kolaborasi, kita rekrut bersama tim Nestle, kita latih hardskill dan softskill, kita kasih kesempatan untuk job training di pabriknya langsung,” ujar Rakhmat saat pembukaan acara.
Tentu saja, Program Gemilang mendapat antusiasme besar dari pemuda lokal. Dari total 160 pendaftar yang merupakan lulusan SMA (IPA) dan SMK se-Kabupaten Pasuruan, proses seleksi ketat menyaring peserta menjadi 16 orang di tahap awal.
Rakhmat menjelaskan, seluruh peserta akan menjalani masa pelatihan secara berjenjang. Pada tiga bulan pertama, peserta fokus membekali diri dengan soft skills dan keterampilan dasar di Balai Latihan Kerja hingga meraih sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bekerja sama dengan Balai Vokasi.
Usai menyelesaikan tahap dasar tersebut, peserta akan disaring kembali hingga menjadi 10 orang terpilih yang berhak melanjutkan On-the-Job Training (OJT) secara langsung di Pabrik Nestle Kejayan. “Program ini diharapkan dapat membantu mengembangkan kompetensi anak muda di Kabupaten Pasuruan dan mendukung Pemerintah Indonesia dalam mencapai Indonesia Emas pada 2045,” papar Rakhmat.
Sementara itu, Kepala HRD PT Nestle Indonesia Pabrik Kejayan, Heru Cahyono, menegaskan Program Gemilang 2026 merupakan program pelatihan kerja pertama Nestle yang berkolaborasi secara langsung dengan pemerintah daerah.
Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk turut mengembangkan potensi masyarakat di sekitar wilayah operasional pabrik. “Dengan menghadirkan pendekatan pembelajaran yang komprehensif seperti ini, Nestle Indonesia berkomitmen untuk menciptakan peluang bagi para peserta Program Pelatihan Kerja Gemilang untuk meningkatkan kompetensi dan daya saingnya,” tegas Heru.
Selama masa pelatihan dan OJT, para peserta berstatus sebagai peserta on-job training dan berhak mendapatkan uang saku harian. Tak hanya itu, lulusan program ini dipastikan mengantongi sertifikat resmi serta memiliki peluang besar untuk berkarir bersama PT Nestle Indonesia apabila membuka rekrutmen.
“Ketika ada kesempatan berkarir, pasti akan diberi kesempatan. Sebab, mereka sudah ada di dalam environment PT Nestle Indonesia Kejayan, jadi sudah pasti tahu seperti apa operasional perusahaan, mulai produksi dan lainnya,” papar Heru. [hil.hel]






