Surabaya, Bhirawa
Pemerintah Kota Surabaya sukses menggelar festival seni dan kuliner bertajuk “Senja Budaya 2026” di Lapangan Monumen Tugu Pahlawan pada akhir pekan kemarin. Acara yang mengusung tema “Cerita Rasa di Senja Budaya” ini diselenggarakan sebagai bagian dari momentum perayaan hari besar kota.
“Tujuan adalah untuk mengenalkan Museum 10 November Surabaya kepada masyarakat, juga turut serta menyambut Hari Jadi Kota Surabaya, lalu juga memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana kita mengenal sejarah dan budaya bangsanya melalui pelestarian kearifan lokal sejarah dan budaya Kota Surabaya,” ungkap Mochammad Triatmanto Agustiono, Ketua Acara Senja Budaya 2026, saat menjelaskan esensi utama dari perhelatan tersebut.
Sejak gerbang dibuka pada sore hari, area festival langsung dipadati oleh warga lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana senja berlatar monumen bersejarah. Selain menyajikan edukasi dan berbagai pertunjukan seni, daya tarik utama acara ini terletak pada deretan stan kuliner nusantara yang dikonsep dengan suasana kedai tradisional.
Konsep ini terbukti sukses memikat antusiasme pengunjung yang datang, salah satunya Nataya. “Kesannya sangat keren banget, terus ramai juga. Terus banyak makanan-makanan, jadi lebih tertarik buat belanja. Makanannya juga banyak yang tradisional,” ungkap Nataya sebagai pengunjung dengan antusias di tengah keriuhan festival.
Melalui sinergi antara nilai edukasi sejarah dari Museum 10 November dan pelestarian kuliner lokal, “Senja Budaya 2026” diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang ikonik. Acara ini tidak hanya berhasil memberikan hiburan akhir pekan yang hangat bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas budaya sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif di Kota Pahlawan. Mg10.wwn
Penulis : Nabila Sellya Dewi Amanda (MG10.wwn )


