30 C
Sidoarjo
Thursday, June 18, 2026
spot_img

PC Ketapang II Ltd. Gelar First Steel Cutting Ceremony Proyek Pengembangan Lapangan Bukit Panjang

Seremoni yang berlangsung di Meitech Korindo Yard, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, tersebut menandai dimulainya secara resmi kegiatan fabrikasi fasilitas produksi untuk proyek tersebut.

Surabaya, Bhirawa.
PC Ketapang II Ltd. (PCK2L), anak perusahaan Searah Limited, menggelar seremoni First Steel Cutting untuk proyek pengembangan Lapangan Bukit Panjang yang berada di Wilayah Kerja Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.

Adapun kegiatan seremoni berlangsung di Meitech Korindo Yard, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, tersebut menandai dimulainya secara resmi kegiatan fabrikasi fasilitas produksi untuk proyek tersebut.
Turut hadir dalam seremoni tersebut Deputi Eksploitasi SKK Migas, Surya Widyantoro, beserta jajarannya, manajemen PT. Meindo Elang Indah selaku pelaksana kontrak Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC), serta para pemangku kepentingan lainnya.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan dimulainya fabrikasi fasilitas produksi merupakan bukti nyata komitmen para pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan sumber daya migas nasional.

“Pencapaian FID dan dimulainya kegiatan fabrikasi untuk Lapangan Bukit Panjang menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi sektor hulu migas Indonesia. SKK Migas akan terus mendukung pelaksanaan proyek strategis seperti ini agar dapat berjalan dengan aman, tepat waktu, dan memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian target produksi nasional,” terangnya, Kamis (18/6).

Djoko menambahkan, percepatan penyelesaian proyek akan semakin mempercepat kontribusi Lapangan Bukit Panjang terhadap produksi migas nasional.

Berita Terkait :  JNE Hadirkan Layanan Antar Obat di RS Aisyiyah Sidoarjo

“Semakin cepat tentu semakin baik. Kami berharap tahun depan Lapangan Bukit Panjang dapat onstream dengan tambahan produksi kondensat sekitar 1.000 BOPD serta menghasilkan LPG sampai dengan 189 metrik ton per hari atau setara sekitar 2.170 BOEPD,” tuturnya..

Sementara itu, acara tersebut merupakan tonggak penting dalam pelaksanaan proyek setelah sebelumnya memperoleh persetujuan Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision) pada April lalu.

Pencapaian FID tersebut menjadi langkah strategis dalam upaya berkelanjutan untuk memaksimalkan potensi sumber daya energi di Wilayah Kerja Ketapang.

Dengan target produksi pada tahun 2028, proyek pengembangan lapangan Bukit Panjang ini diharapkan dapat meningkatkan volume produksi migas di Wilayah Kerja tersebut yang berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan energi di Jawa Timur sekaligus mendukung target peningkatan produksi migas nasional.

Dengan estimasi puncak produksi mencapai 50 MMSCFD, Lapangan Bukit Panjang akan dikembangkan melalui pembangunan fasilitas produksi lepas pantai yang terintegrasi dengan infrastruktur eksisting di Lapangan Bukit Tua yang berada di Wilayah Kerja Ketapang dan telah berproduksi sejak tahun 2015.

Presiden Direktur PCK2L, Yuzaini Md Yusof, menjelaskan bahwa pengembangan Lapangan Bukit Panjang merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan nilai aset yang dimiliki melalui pengembangan yang efisien dan berkelanjutan.

“Pengembangan Lapangan Bukit Panjang mencerminkan komitmen kami untuk mengoptimalkan potensi aset yang ada melalui penerapan teknologi efisien dan pengembangan berkelanjutan. Kami berterima kasih atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh Pemerintah Indonesia dan SKK Migas, serta menantikan kerja sama yang erat selama proses pengembangan ini,” jelasnya.

Berita Terkait :  Komitmen dan Pelaksanaan Layanan Prima antarkan TPS Meraih Penghargaan Best Corporate Anugerah BUMN 2026

Searah Limited, yang resmi berdiri pada 1 Juni 2026, merupakan perusahaan patungan antara PETRONAS dan Eni dengan kepemilikan masing-masing sebesar 50 persen.

Perusahaan ini menggabungkan sejumlah aset terpilih di Malaysia dan Indonesia, yang sebagian besar berlokasi di Jawa Timur, sebagai bagian dari pendekatan kemitraan strategis untuk memperkuat nilai portofolio, mendukung pengembangan energi berkelanjutan, serta meningkatkan ketahanan energi regional.

Beroperasi sebagai entitas independen, Searah menyediakan platform yang lebih fokus untuk meningkatkan kinerja operasional dan mempercepat penciptaan nilai.

Wilayah Kerja Ketapang merupakan bagian dari kombinasi bisnis ini, yang menghadirkan portofolio seimbang yang terdiri atas 19 aset gas yang telah berproduksi maupun yang sedang dalam tahap pengembangan di kedua negara. [riq.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!