25 C
Sidoarjo
Sunday, September 27, 2026
spot_img

MPR RI Bukan Sekadar Parlemen, Tapi juga Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Media Gathering MPR RI di Bandung, Minggu, (27/09/ 2026). tjitjiek rahayu soerjo/bhirawa.

Bandung, Bhirawa. – Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) Ariawan menilai MPR RI memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan konstitusi di tengah dinamika kehidupan bernegara.

Dalam sambutannya pada kegiatan Media Gathering MPR RI, Ariawan menekankan peran tersebut penting terus dipahami karena MPR RI tidak hanya berkaitan dengan aktivitas politik di Parlemen, tetapi juga memiliki mandat kebangsaan yang melekat pada kelembagaannya.

“MPR RI memiliki tugas penting sebagai penjaga konstitusi dan kebangsaan,” kata Ariawan dalam pidatonya pada acara Media Gathering MPR RI di Bandung, Minggu, 27 September 2026.

Pernyataan ini menjadi salah satu yang dianggap penting untuk dipahami terkait posisi dan peran MPR RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Ariawan mengatakan dimensi kebangsaan yang melekat pada MPR perlu terus dikomunikasikan kepada masyarakat melalui pemberitaan yang informatif dan mudah dipahami.

“Pemberitaan mengenai MPR tidak hanya menyampaikan kegiatan, tetapi juga harus membantu masyarakat memahami peran kelembagaan MPR,” ujarnya.

Karena itu, Ariawan menilai wartawan Parlemen mempunyai peran penting dalam menghadirkan pemberitaan yang mampu menjelaskan kerja MPR secara lebih utuh.

“KWP dapat ikut menyampaikan informasi mengenai tugas MPR kepada masyarakat melalui pemberitaan yang profesional,” ucapnya.

Dia menambahkan sinergi antara KWP dan MPR RI tetap diperlukan agar informasi mengenai konstitusi, kebangsaan, serta kerja kelembagaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Berita Terkait :  Kapolres Situbondo Dorong Polwan, ASN dan Bhayangkari Terapkan Pola Hidup Sederhana

“Sinergitas KWP dan MPR dalam pemberitaan harus terus dibangun dengan tetap berpegang pada kaidah jurnalistik,”‘ujar Ariawan.

Ariawan berharap pemberitaan mengenai MPR RI dapat memperluas ruang edukasi publik mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya terkait konstitusi.

“Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang utuh mengenai apa yang dikerjakan MPR dan bagaimana perannya dalam menjaga konstitusi dan kebangsaan,” katanya.

Melalui Media Gathering tersebut, Ariawan mendorong hubungan antara wartawan parlemen dan MPR RI tidak berhenti pada kepentingan peliputan, tetapi berkembang menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat pemahaman publik mengenai institusi kebangsaan.

“Dengan komunikasi yang baik, pemberitaan tentang MPR dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat,” tutup Ariawan. [ira.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!