Pamekasan, Bhirawa – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pamekasan dalam menjaring pemuda potensial, kreatif dan inovatif dengan menggelar sosialisasi Seleksi Pemuda Pelopor 2026.
Sosialisasi pada setiap Kecamatan di kota gerbang salam ini. Selain menjaring dan membina generasi muda potensial, juga memberikan ruang aktualisasi bagi pemuda-pemudi daerah setempat.
Kegiatan menjadi bagian dari program tahunan pemerintah, berjenjang dari kabupaten dilanjutkan tingkat provinsi dan tingkat nasional. Penjarinhan di tingkat Kecamatan melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan, perwakilan Disporapar, tokoh Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa.
Seleksi Pemuda Pelopor 2026 meliputi 5 bidang, yaitu Pendidikan dan Agama, terkait literasi, pengajaran dan kegiatan keagamaan. Bidang Seni Budaya meliputi pelestarian dan pengembangan seni tradisi/kreativitas lokal.
Bidang Pangan meliputi inovasi ketahanan pangan, pertanian, pengolahan hasil pangan. Bidang Inovasi Teknologi meliputi gagasan/produk teknologi tepat guna. Dan bidang Pengelolaan SDA, Lingkungan, dan Pariwisata menyangkut pelestarian lingkungan & pengembangan wisata.
Pada seleksi pemuda pelopor 2926 di kecamatan Pamekasan, Dwi Norkholis Ikhwan, selaku Camat, mengapresiasi Disporapar yang memilih Kecamatan Pamekasan sebagai lokasi kegiatan tersebut. Untuk itu pihaknya menekankan peran penting pemuda sebagai agen perubahan dan penggerak pembangunan.
“Karena itu kami mendorong pemuda-pemudi di Kecamatan Kota Pamekasan agar berani tampil, berkarya, dan memberi solusi nyata bagi masalah yang dihadapi masyarakat,” katanya.
Sementara Kepala Disporapar Pamekasan, diwakili Kabid Kepemudaan Disporapar, Rusdin menjelaskan, bahwa Pemuda Pelopor merupakan program strategis nasional berjenjang. Untuk itu pihaknya mengajak seluruh pemuda mendaftar tanpa memandang latar belakangnya.
“Penilaian utama terkait aksi nyata para pemuda dan dampaknya bagi masyarakat, jadi bukan sekadar prestasi formal. Hasil seleksi kabupaten akan diusulkan ke tingkat provinsi,” katanya.
Dwi Lias Syahfany, selaku Staf Bidang Kepemudaan Disporapar pada sosialisasi menjelaskan mekanisme pendaftaran, alur seleksi, dan kelengkapan dokumen. Serta memaparkan kriteria penilaian dan menjabarkan contoh kegiatan/karya untuk tiap bidang lomba.
“Perlu diperhatikan dalam mengikuti lomba pemuda pelopor. Kepada calon peserta akan pentingnya kelengkapan berkas dan ketepatan waktu pendaftaran,” ujarnya.
Saat sesi tanya jawab berlangsung, para peserta sosialisasi aktif bertanya. Mereka mengajukan pertanyaan seputar format karya, batas usia, dan jadwal tahapan seleksi. “Semakin banyak pemuda Kecamatan Kota berpartisipasi, akan melahirkan pemimpin muda yang membawa perubahan positif bagi Pamekasan,” harap Syahfani. [din.wwn]


