“AC-nya pintar ya, hai Polytron matikan AC, matikan padahal ini tanpa remote, tidak perlu pakai hp yang ada infrarednya juga. Ini aku coba bilang hai Polytron, nyalakan AC. Nyalakan bro, jadi sudah tidak perlu lagi cari remote cukup bilang hai Polytron,” kata Instagrammer @alfianikbal_.
Oleh:
Achmad Tauriq Imani – Harian Bhirawa
Memasuki usia Ke-51 tahun hadir dan tumbuh bersama keluarga Indonesia, Polytron mempertegas komitmen untuk semakin dekat dengan masyarakat yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang perusahaan sejak berdiri di Kudus pada tahun 1975.
Sebagai perusahaan teknologi nasional, Polytron kini memiliki lini produk yang paling lengkap untuk mendukung siklus keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari mematikan AC Polytron saat bangun tidur, membuat sarapan dengan oven listrik, berangkat ke kantor menggunakan motor atau mobil listrik Polytron, hingga bekerja dengan ekosistem laptop dan monitor Polytron.
Bahkan ketika saat kembali ke rumah, Polytron tetap hadir melalui dispenser air, televisi, hingga perangkat speaker. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Polytron untuk terus menemani setiap momen kehidupan konsumen.
General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika menyampaikan Polytron adalah perusahaan elektronik nasional yang selama lebih dari 50 tahun tidak hanya bertahan, tetapi terus bertumbuh.
“Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat Indonesia bahwa kami paling memahami kebutuhan mereka. Melalui strategi 3i (Invention, Innovation, dan Improvement) dengan personalisasi produk yang relevan bagi setiap generasi, kami ingin terus menjadi bagian dari kisah hidup masyarakat Indonesia,” ungkapnya.
Dalam merayakan ultah Ke-51, Polytron meluncurkan produk Air Conditioner (AC) terbarunya yakni Neuva Pro Voice Sense, dimana perangkat ini dilengkapi dengan fitur pintar yang dapat mendeteksi perintah suara manusia tanpa adanya koneksi internet.
“Melengkapi semarak perayaan, Polytron secara resmi meluncurkan lini pendingin udara terbarunya, AC Polytron Neuva Pro dengan fitur Voice Sense. Peluncuran ini mempertegas komitmen Polytron sebagai pelopor AC pertama di Indonesia dengan fitur deteksi suara tanpa koneksi internet,” tuturnya.
Diantika menjelaskan dengan beroperasi secara offline, alat pendeteksi suara ini memproses perintah operasional tanpa latensi atau gangguan jaringan, memberikan respons yang jauh lebih cepat dan stabil. Pengguna cukup berbicara ke arah unit dengan instruksi seperti “Hai Polytron”, “Nyalakan AC”, atau “Suhu Nyaman”.
“Fitur ini dirancang sebagai solusi praktis bagi gaya hidup modern yang mengutamakan kenyamanan maksimal,” tuturnya.
Product Specialist AC Polytron, Erwin Kurniawan menjelaskan bahwa sering kali, saat baru pulang dalam keadaan kegerahan dan ingin menyalakan AC, kesulitan yang biasanya dihadapi pengguna adalah sering lupa remot ditaruh di mana. Kadang terselip di sela-sela sofa, kadang jatuh di bawah kasur, dan lain-lain.
“Tentu, hal ini sangat mengganggu rutinitas dan waktu istirahat. Berangkat dari fakta unik kebiasaan tersebut, Polytron menghadirkan solusi yang solutif bagi masyarakat Indonesia. Melalui peluncuran hari ini, Polytron Hadirkan AC Pertama di Indonesia dengan Fitur Voice Sense Tanpa Koneksi Internet yang siap memberikan kemudahan mutlak tanpa batas,” ujarnya.
Untuk itu, Polytron menyematkan sebuah alat pendeteksi suara yang akan memproses ucapan menjadi perintah operasional. Hal ini dapat dilakukan murni tanpa membutuhkan koneksi internet! Keunggulannya, karena offline, tidak akan ada latensi atau gangguan koneksi jaringan sehingga responsnya lebih cepat dan stabil.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengontrol AC langsung melalui perintah suara; cukup berbicara ke arah unit AC dengan kalimat seperti “Hai Polytron”, “Nyalakan AC”, atau “Suhu Nyaman”. Sesuai dengan komitmennya, produk ini hadir sebagai solusi praktis bagi pengguna yang menginginkan kenyamanan maksimal.
Pendinginan Maksimal yang Cepat dan Hemat Energi
AC Neuva Pro with Voice Sense Polytron dilengkapi dengan teknologi High Cooling Capacity yang membuat kapasitas pendinginannya setara 5000 BTU/h. Hal ini membuat proses pendinginan ruangan mencapai 25% lebih cepat (hanya sekitar 7 menit) dibandingkan AC lain di kelasnya.
Sejalan dengan inovasi utamanya di mana Polytron Hadirkan AC Pertama di Indonesia dengan Fitur Voice Sense Tanpa Koneksi Internet, lini produk ini memberikan manfaat besar di saat cuaca sedang panas-panasnya.
Meskipun proses pendinginannya berjalan cepat, AC ini memberikan solusi yang lebih hemat energi melalui desain High Efficiency Cooling Engine. AC ini mampu beroperasi di daya rendah 310 Watt, yang artinya biaya listrik per harinya hanya sekitar 2 ribuan saja. AC Neuva Pro Voice Sense ini tersedia dalam berbagai ukuran untuk kebutuhan ruangan: 1/2 PK, 1 PK, 1 1/2 PK, dan 2 PK.
Menjaga Kesehatan Udara dan Durabilitas Tinggi
AC Neuva Pro with Voice Sense Polytron juga menjaga kesehatan udara di ruangan. AC ini sudah dilengkapi kombinasi High Density Dust Filter yang dapat menyaring debu hingga 90%, Carbon Filter untuk menghilangkan bau tidak sedap, serta HEPA Filter yang mampu mencegah penyebaran bakteri.
Untuk material, Polytron menggunakan 100% tembaga dengan lapisan Hydrophilic Aluminium (Gold Fin) pada kondensor dan evaporator. Lapisan ini meningkatkan durabilitas terhadap korosi dan membuatnya jauh lebih tahan lama dibandingkan material aluminium biasa.
“Material ini juga mempercepat proses pencairan dengan lebih efisien, bebas jamur, dan tidak mengeluarkan bau tak sedap. Sebagai jaminan, Polytron memberikan Garansi Service AC 10 Tahun Kompresor dan 3 Tahun Spare Part (termasuk evaporator dan remot AC). Mengukuhkan posisinya di industri, Polytron Hadirkan AC Pertama di Indonesia dengan Fitur Voice Sense Tanpa Koneksi Internet untuk mendampingi masa depan hunian pintar konsumen,” papar Erwin.
Maka, lahir dari keyakinan bahwa bangsa Indonesia mampu menciptakan produk elektroniknya sendiri, Polytron telah berkembang pesat dari produsen televisi hitam-putih menjadi pionir ekosistem teknologi pintar, termasuk lini kendaraan listrik dan laptop Luxia.

Kampanye “Bangga Terus Melangkah”
Tak sekadar merayakan ultah Ke-51, Polytron menggelar perayaan istimewa melalui Polytron Fest 51st Anniversary di Parkir Selatan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 19–20 September 2026.
Dengan mengusung tema besar apresiasi dan resiliensi, festival ini menjadi momen peluncuran kampanye “Bangga Terus Melangkah”, kolaborasi eksklusif dengan grup musik MALIQ & D’Essentials, serta perkenalan inovasi produk pendingin udara terbaru.
Namun, di tengah situasi hidup yang penuh tantangan, Polytron memahami bahwa proses bangkit dari dinamika kehidupan adalah hal yang menguatkan daya tahan masyarakat.
Semangat pantang menyerah ini diwujudkan dalam kampanye “Bangga Karena Terus Melangkah” sebuah apresiasi untuk setiap usaha yang diambil dengan sepenuh hati, baik di dapur, ruang kelas, hingga ke pelosok negeri.
Untuk menyuarakan semangat ini, Polytron menggandeng MALIQ & D’Essentials dalam sebuah proyek music video yang akan segera tayang. Pemilihan MALIQ & D’Essentials didasari oleh kesamaan benang merah: sejarah panjang yang membuktikan resiliensi, kemampuan untuk terus eksis, relevan, serta konsisten menginspirasi lintas generasi.
Melalui kolaborasi ini, Polytron membawa pesan optimisme bahwa setiap langkah kecil yang diambil hari ini adalah alasan untuk dibanggakan.
“Perayaan ini bukan hanya milik Polytron, tapi milik kita semua. Melalui festival, kampanye, dan program sosial, kami ingin memastikan bahwa kisah kebersamaan ini benar-benar hidup dalam bentuk nyata. Semoga semangat ini terus tumbuh, membawa optimisme, dan membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah,” pungkas Diantika.
Bahkan rasa bangga ini turut diteruskan kepada masyarakat luas. Dengan berkolaborasi bersama Kitabisa.com, Polytron menginisiasi gerakan “5.100 Langkah Baik”. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan cara melakukan repost pada postingan kampanye Polytron di media sosial, menuliskan komentar mengenai alasan ‘langkah baik’ versi mereka, dan membagikannya di Instagram Story.
Setiap satu share akan dikonversikan menjadi donasi senilai Rp51.000. Hasil donasi ini akan disalurkan secara transparan menjadi beasiswa pendidikan dan bantuan alat usaha untuk rekan-rekan UMKM yang membutuhkan. [riq]

