31 C
Sidoarjo
Sunday, September 27, 2026
spot_img

Lewat Layar Hikmah di Gressmall, MUI Gresik Ajak Generasi Muda Belajar dari Film Islami

Gresik, Bhirawa – Lewat Layar Hikmah, MUI Gresik mengajak generasi muda belajar dari film pendek Islami. Kegiatan nonton bareng dan bedah film tersebut digelar MUI Kabupaten Gresik, melalui Komisi Seni, Budaya Islami dan Remaja, di Gressmall Gresik, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan ini diikuti berbagai perwakilan pelajar  tingkat MTs/SMP, MA/SMA hingga mahasiswa Perguruan Tinggi dari Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar. Sejumlah film pendek Islami ditampilkan, di antaranya “Kotak Amal”, “SUBUH” (Miracle at Dawn), dan “Tak Ada Sedekah di Hari Ayah”.

Ketua Komisi Seni, Budaya Islami dan Remaja MUI Kabupaten Gresik, Hj. Sri Wahyuni, M.Pd., mengatakan Layar Hikmah merupakan kelanjutan dari program Komisi Seni setelah tahun lalu menggelar Festival Film Pendek Islami MUI Gresik, baik tingkat lokal maupun nasional.

Menurut Sri Wahyuni, film-film yang telah dihasilkan dalam festival tersebut dinilai sayang apabila hanya berhenti sebagai karya. Karena itu, Komisi Seni menggagas Layar Hikmah agar film tersebut dapat disaksikan sekaligus menjadi bahan pembelajaran bagi generasi muda.

“Setelah itu, kita merasa begitu eman jika film yang sudah ada tidak kita nobarkan, karena begitu luar biasa, baik dari sisi tampilan maupun nilainya,” ujarnya, Minggu (27/9/2026).

Layar Hikmah, lanjutnya, tidak hanya akan digelar di Gressmall. Komisi Seni juga berencana membawa kegiatan tersebut ke wilayah Gresik Utara dan Gresik Selatan. Bahkan, program itu diharapkan dapat menjangkau masyarakat di Pulau Bawean.

Berita Terkait :  Komisi C DPRD Surabaya Panggil Dua Pengembang Terkait Warga Keputih Kesulitan Akses Tambak

“Semoga pemutaran film dapat memberikan inspirasi kepada generasi muda sekaligus mendorong mereka menghadirkan pesan dakwah dalam setiap karya, karena karya seni dan kreativitas anak muda dapat menjadi ruang untuk menyampaikan nilai-nilai kebaikan secara lebih dekat dengan kehidupan mereka,” ujarnya

Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib mengapresiasi kegiatan tersebut, dan menyebut program yang dijalankan Komisi Seni telah melampaui target yang ditetapkan pimpinan.

Kiai Rofiq menilai, Komisi Seni tidak hanya memperhatikan aspek kesenian, tetapi juga konsisten menyisipkan pesan dakwah dalam setiap program. Pesan tersebut kemudian dihadirkan melalui kegiatan yang dapat langsung bersentuhan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami masih ingat, beberapa tahun lalu Komisi Seni merangkul para anak jalanan untuk bermusik dengan Islami. Tahun lalu juga mengadakan Festival Film Pendek Islami, yang alhamdulillah ditindaklanjuti hari ini dengan nonton bareng bersama generasi muda,” kata Kiai Rofiq.

Menurutnya, tantangan dakwah saat ini semakin kompleks. Penyampaian pesan keagamaan tidak cukup hanya dilakukan melalui mimbar-mimbar masjid, tetapi juga perlu memanfaatkan media yang dekat dengan kehidupan masyarakat, termasuk visual dan audio visual.“Film bertema Islami, kata Yai Rofiq, menjadi salah satu media yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan dakwah sekaligus menjangkau generasi muda,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Kiai Rofiq, MUI Gresik perlu terus mencari ruang dakwah yang sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Berita Terkait :  Arus Mudik di Bandara Dhoho Kediri Meningkat 55 Persen, Operasional Tetap Lancar

“Merangkul generasi muda adalah pilihan yang harus MUI tempuh, karena Syubbanul yaum, rijalul ghad. Artinya, orang muda hari ini adalah pemimpin masa depan,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Rofiq yang juga dikenal mahir dalam ilmu arudl ini, juga menyampaikan syair masyhur Imam Syafi’i, Hayātul fatā wallāhi bil-‘ilmi wat-tuqā, iżā lam yakūnā lā‘tibāra li-żātihī.

“Demi Allah, kehidupan seorang pemuda ditentukan oleh ilmu dan takwa. Apabila keduanya tidak ada pada dirinya, maka ia tidak lagi dianggap ada (tidak bernilai).”

Sementara itu, sesi bedah film menghadirkan H. Imam Chanafi, M.Ag., Ketua Komisi Ukhuwah dan Hubungan Antar Lembaga MUI Gresik, serta Dicky Firmanzah, praktisi film. Keduanya memberikan perspektif mengenai film yang ditampilkan, termasuk pesan dan nilai yang dapat dipetik oleh para peserta.

Sejumlah pimpinan dan pengurus MUI Kabupaten Gresik juga tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Sekretaris Umum Makmun, M.Ag, Ketua Bidang Seni, Budaya Islam dan Remaja Drs. H. Wahyani Ahmad, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat H. Muslih Hasyim, S.Ag., M.BA., Ketua Bidang Dakwah Drs. Nur Fakih, Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi H. Hamdun Roichan, M.Si., serta Anggota Komisi Dakwah Drs. Suhartoko.

Kegiatan Layar Hikmah terselenggara berkat dukungan sejumlah pihak, di antaranya Gressmall, PT Petrokimia Gresik, Pemkab Gresik , DPRD Gresik, Nurul Hayat Gresik, KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Karangcangkring, Cipta Malaka Muda, serta Media Partner Bumi Nusantara News. [eri.kt]

Berita Terkait :  Dihantam Cuaca Ekstrim, Tebing Rumah Warga Sumberargo Situbondo Longsor

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!