31 C
Sidoarjo
Sunday, September 27, 2026
spot_img

Pengurus KONI Kota Batu Datangi Camp- Camp Pelatihan Awasi Progress Puslatkot

Kota Batu, Bhirawa – Para pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu terus melakukan monitoring atau pengawasan terhadap Pemusatan Latihan Kota (puslatkot) yang digelar untuk persiapan menghadapi Porprov X Jatim. Mereka mendatangi dan melihat langsung tempat- tempat puslatkot dari masing- masing cabor. Hal ini dilakukan untuk bahan evaluasi perkembangan Puslatkot yang telah dijalankan, sekaligus membakar dan memotivasi semangat para atlet dalam berlatih.

Pada pekan ini Puslatkot yang dikunjungi adalah cabor sambo dan gulat. Ketua Umum KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, Wakil Ketua Umum Sumadi, beserta Tim Monitor dan Evaluasi (Monev) menyambangi Puslatkot gulat dan sambo yang berada di Rahman Camp, Pakisaji, Kabupaten Malang.

Kedatangan para pengurus KONI Kota Batu ini untuk melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan Puslatkot sekaligus memotivasi para atlet yang sudah menjalani pemusatan latihan sejak bulan Agustus lalu.

“Kami ingin melihat sejauh mana anak-anak kita yang sedang melakukan pelatihan disini,” ujar Sentot, Minggu (27/9/2026).

Adapun alasan KONI Kota Batu menitipkan para atlet sambo dan gulat di Rahman Camp dikarenakan pembinaan yang dilakukan cukup bagus bagus. Apalagi yang berlati di camp ini tidak hanya sekedar atlet dari Malang Raya saja. Tetapi juga ada dari segala penjuru Jawa.

“Dengan demikian atlet- atlet kita (Kota Batu-red) juga akan memiliki lawan tanding yang bagus selama mengikuti pemusatan latihan di sini,” tambah Sentot. Hal ini selaras dengan yang dirasakan para Atlet Gulat dan Sambo Kota Batu.

Berita Terkait :  Liverpool FC Retail Gelar Meet and Greet Bersama Lucas Leiva

Salah satu Atlet Kota Batu, Bima menyatakan bahwa latihan di Rahman Camp ini memberikan keuntungan tersendiri baginya dan atlet lainnya. Atlet peraih medali emas Porprov Jatim tahun 2025 lalu ini mengatakan latihan di sini dirasakan lebih enak karena banyak dibina oleh pelatihan profesional.

“Di sini banyak pelatih yang berlatar belakang pelatih Pelatnas,” ujar Bima.

Diketahui, Puslatkot KONI Kota Batu Ring 1 akan dilaksanakan selama 3 bulan, mulai Agustus sampai Oktober 2026. Dan masing- masing pelatih cabor telah ditugaskan untuj memantau progres perkembangan atletnya.

Sebagai persyaratan administrasi dalam penyelenggaraan puslatkot, seorang pelatih puslatkot harus mengantongi sertifikat pelatih. Jika tidak memiliki sertifikat tersebut maka ybs terpaksa tercatat sebagai asisten pelatih.

Puslatkot gulat dan sambo di Rahman Camp, atlet- atlet Kota Batu mendapatkan lawan latih tanding dari banyak daerah.(ist)

Dan untuk memastikan kedisiplinan dan keseriusan atletnya, KONI Kota Batu secara masif telah melakukan Tes VO2Max. Dan nomen tes kebugaran ini dimanfaatkan oleh masing- masing pelatih untuk melihat perfoma para atletnya. Setiap pelatih harus bisa memanfaatkan data base atlet untuk dijadikan pijakan dalan pembinaan atlet yang diproyeksikan menuju Porprov X Jatim 2027.

Diketahui, Tes VO2Max yang telah dilaksanakan KONI Kota Batu ini diikuti 292 atlet dari 30 cabang olahraga. Dan para atlet yang mengikuti tes ini merupakan atlet peraih medali Porprox IX Jatim tahun 2025, dan atau atlet peraih kejurprov tahun sebelumnya.

“Kita terus mengawasi perfoma atlet pasca pelaksanaan Porprov IX Jatim tahun 2025. Kalau ada atlet yang malas berlatih pasca Porprov IX Jatim maka pasti akan kelihatan dalam tes VO2Max,” jelas Sentot. Dengan demikian saat mengikuti Porprov Jatim X tahun 2027, para atlet benar- benar dalam kondisi prima dan siap tanding. [nas.kt]

Berita Terkait :  Sebanyak 2.275 Karateka Ramaikan Karate Piala Panglima TNI 2024

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!