Lamongan, Bhirawa – Jenazah pendaki Maliyah Finda (51), yang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Karangkembang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Jenazah almarhumah tiba di rumah duka di Jalan Jombang, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, pada Kamis sekitar pukul 07.00 WIB dan kemudian dilaksanakan shalat jenazah dan tahlil sebelum diberangkatkan ke tempat pemakaman keluarga.
Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah mengatakan pihaknya melakukan pengamanan mulai dari rumah duka hingga lokasi pemakaman untuk memastikan seluruh rangkaian prosesi berjalan tertib.
“Kami melaksanakan pengamanan di rumah duka hingga pemakaman keluarga di Desa Karangkembang. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar,” katanya.
Ia menambahkan bahwa prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga, kerabat, warga sekitar, serta rekan-rekan almarhumah yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Salah seorang kerabat, Yono, mengenang Maliyah sebagai sosok yang ramah dan memiliki kecintaan terhadap aktivitas alam bebas sejak masih bersekolah di SMPN 1 Babat.
“Dari dulu almarhumah memang memiliki jiwa petualang. Teman-teman sekolah juga mengenal beliau seperti itu,” ujarnya.
Maliyah yang lahir di Babat dan tinggal bersama keluarganya di Surabaya sebelumnya dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Piramid pada Minggu (2/8).
Tim SAR gabungan menemukan almarhumah dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (5/8/2026) setelah melakukan pencarian di medan yang terjal dan rawan.
Setelah proses identifikasi dan evakuasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Lamongan. [ant.kt]


