28.7 C
Sidoarjo
Sunday, October 18, 2026
spot_img

Kemeriahan Oto Contest Dies Natalis ke-21 SMKN 1 Kendit


Sarana Mewadahi Kreativitas Pemuda dan Salurkan Hobi Positif
Oleh:
Sawawi, Kab. Situbondo

SMKN 1 Kendit Kabupaten Situbondo kembali menggelar ajang adu kreativitas modifikasi sepeda motor bertajuk Oto Contest, Sabtu (17/10).

Kegiatan yang telah memasuki gelaran kedua ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Tapal Kuda, dengan peserta terjauh berasal dari Kabupaten Malang.

Ketua Panitia Oto Contest sekaligus Guru Produktif Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) SMKN 1 Kendit, Yanuar Mulya Wardana, mengungkapkan bahwa persiapan dan kedatangan peserta (loading) bahkan sudah dimulai sejak dini hari.

“Untuk rundown acaranya kita sudah mulai loading dari jam 01.00 dini hari untuk menyikapi peserta dari luar kota. Kebetulan peserta terjauh kali ini ada yang dari Malang, selain dari Banyuwangi dan Jember,” jelas Yanuar saat dikonfirmasi di lokasi acara.

Yanuar menjelaskan, rangkaian acara dilanjutkan dengan clear area serta persiapan peserta pada pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.

Setelah itu, penjurian tahap pertama berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan tahap penjurian kedua hingga pukul 13.00 WIB sebelum pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah.

Untuk menjaga netralitas dan kualitas kompetisi, aku Yanuar, panitia mendatangkan juri profesional dari Ototrend. “Dalam kontes ini, terdapat beberapa kategori atau kelas yang dilombakan, di antaranya,

Main Class (Open); Kategori kelas terbuka untuk umum dan pemodifikasi profesional,” tutur Yanuar.

Berita Terkait :  Naikkan Skor PPH, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Pengolahan Pangan Alternatif

Selain itu, tambah Yanuar, ada katagoriExhibition Class, yakni Kategori khusus pelajar se-Kabupaten Situbondo untuk menyalurkan kreativitas modifikasi sepeda motor. Lalu, ada Internal Class yakni Kategori khusus yang diperuntukkan bagi siswa SMKN 1 Kendit sendiri.

“Untuk pemenang, kami memilih 5 terbaik di tiap kategori yang berhak mendapatkan trofi dan sertifikat,” tambah Yanuar.

Lebih lanjut, Yanuar membeberkan bahwa ajang ini digagas atas arahan Kepala SMKN 1 Kendit, Susiana, S.P., M.M., sebagai wadah positif bagi generasi muda sekaligus mendukung imbauan pemerintah daerah dalam mengantisipasi aksi balap liar.

“Tujuan utamanya adalah mewadahi anak-anak muda agar bisa menyalurkan hobinya ke ranah yang positif dan menghindari balap liar. Selain itu, karena kami adalah sekolah kejuruan, harapannya siswa dapat melihat, mempelajari, dan mencontoh berbagai teknik serta komponen modifikasi dari luar untuk meningkatkan keahlian mereka sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Kendit, Susiana SP, MM, menimpali, SMKN 1 Kendit Kabupaten Situbondo juga tercatat sangat sukses menggelar kegiatan pameran yang menampilkan berbagai produk hasil karya serta praktik terbaik para siswanya.

“Ajang ini tidak hanya menjadi wadah unjuk kreativitas, tetapi juga sarana strategis untuk memperkenalkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik siswa ke masyarakat luas,” ungkap mantan Kepala SMKN 1 Situbondo itu.

Susiana, S.P., M.M kembali menjelaskan bahwa kegiatan ini diisi dengan pameran produk UMKM siswa serta pameran hasil praktik keahlian yang mereka tempuh selama belajar di sekolah.

Berita Terkait :  Khofifah Ajak Masyarakat Lawan Ujaran Kebencian dengan Kuatkan Literasi Digital

“Jadi harapannya, anak-anak yang punya produk UMKM bisa dipasarkan dan dijual, kemudian yang hasil praktiknya bisa dipamerkan,” ujar Susiana saat ditemui di lokasi kegiatan.

Susiana merinci, produk UMKM yang ditampilkan meliputi berbagai jenis makanan olahan kuliner nusantara, serta beragam kerajinan tangan dan pernak-pernik hasil karya kreatif siswa.

Pihak sekolah, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan potensi serta bakat yang dimiliki oleh para siswa sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Kemeriahan acara semakin bertambah dengan digelarnya pawai unik sejak pagi hari,” urai mantan Kepala SMKN 1 Sempol, Bondowoso itu.

Dalam pawai tersebut, para siswa menunjukkan kreativitas tinggi dengan merancang dan mengenakan busana atau kostum unik hasil karya mereka sendiri. Pawai yang digelar sambil berjalan di tengah masyarakat ini sekaligus menjadi ajang unjuk gigi busana-busana kreatif karya siswa SMKN 1 Kendit.

“Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap mental kewirausahaan siswa semakin terbentuk dan siap menghadapi persaingan di dunia kerja maupun di tengah masyarakat setelah lulus nanti,” terang Susiana. [awi.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!