Pemkot Batu,Bhirawa. – Memasuki usia Kota Batu ke-25 tahun, Wali Kota Nurochman berkomitmen memperkuat kolaborasi perjalanan pembangunan dengan menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, serta kelestarian alam.
Hal ini selaras dengan dukungan mantan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai yang memberikan apresiasi tinggi atas dinamika perkembangan Kota Batu yang konsisten bertumpu pada pilar pariwisata, pertanian modern, ekonomi kreatif, dan sektor pendidikan.
Mengusung tema “Bangkit Bersama, Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan” dan semangat “Kreatif SAE”, Nurochman mengajak momentum seperempat abad Kota Batu menjadi pengingat bahwa kemajuan harus tetap berpijak pada identitasnya. Yaitu, Batu sebagai kota bernuansa desa, dengan pertanian dan pariwisata sebagai kekuatan utama.
“Sejumlah capaian tercatat pada 2025, di antaranya investasi mencapai Rp2,33 triliun, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 80,35, serta penurunan angka kemiskinan dari 3,06 persen menjadi 2,86 persen,” ujar Cak Nur, panggilan akrab Nurochman dalam upacara Peringatan HUT Kota Batu di Balai Kota Among Tani, Sabtu (17/10).
Capaian kuantitatif tersebut harus dijadikan fondasi memperluas pemerataan hasil pembangunan. Pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan tidak sebatas tercermin pada angka investasi, melainkan hadir secara konkret melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan mutu mutu layanan publik, dan perbaikan taraf hidup warga.
Nurochman menekankan, perjalanan 25 tahun Kota Batu menjadi pijakan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Sinergi pemerintah, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan agar pembangunan dapat meningkatkan kesejahteraan tanpa mengorbankan identitas dan kelestarian alam.
“Ke depan, Pemkot Batu melanjutkan program Seribu Sarjana, pengembangan pertanian melalui CooSAE dan Smart and Integrated Farming, peningkatan layanan kesehatan, penataan infrastruktur, serta pengelolaan sampah dan perlindungan lingkungan,” jelas Cak Nur.
Menurutnya, prinsip gotong royong dan sinergi lintas sektor menjadi modal sosial yang sangat krusial agar seluruh formulasi kebijakan daerah memberikan manfaat nyata bagi warga. Berbagai capaian strategis telah menjadi modal berharga bagi kita untuk melangkah lebih jauh.
Di bidang kesehatan, Kota Batu berhasil memboyong Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya. Penghargaan ini menegaskan perluasan jaminan perlindungan kesehatan bagi seluruh warga yang harus diimbangi layanan medis yang cepat dan berkualitas.
Komitmen Nurochman ini selaras dengan arahan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Dr Aries Agung Paewai SSTP MM yang pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Batu. Aries menyampaikan apresiasi tinggi atas dinamika perkembangan Kota Batu yang konsisten bertumpu pada pilar pariwisata, pertanian modern, ekonomi kreatif, dan sektor pendidikan.
Ia juga memberikan penghormatan kepada Wali Kota Nurochman dan Wakil Wali Kota Heli Suyanto yang melanjutkan tongkat estafet pembangunan melalui visi mBatu SAE. Setiap lompatan kemajuan yang diraih Kota Batu selalu menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi Aries AP. “Karena Kota Batu pernah menjadi bagian perjalanan hidup dan pengabdian saya,” ungkapnya.
Memasuki usia ke-25 tahun, kata Aries AP, Kota Batu perlu memperkuat konsolidasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat. Keunggulan potensi geografi alam harus berjalan seimbang dengan peningkatan kreativitas warga, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta kelestarian ekosistem lingkungan.
Kesinambungan program prioritas serta keberanian berinovasi menjadi kunci utama agar potensi lokal dapat dioptimalkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan warga. Namun indikator kemajuan kota ini tidak cukup hanya diukur dari pembangunan fisik atau pertumbuhan angka ekonomi belaka.
“Kualitas mutu pendidikan dan Kesiapan daya saing pemuda menjadi penentu utama arah masa depan Kota Batu,” tambah Aries AP. Ia berharap Kota Batu tidak sebatas tenar sebagai destinasi wisata unggulan nasional, melainkan sanggup melahirkan generasi terpelajar yang cerdas, adaptif, kreatif, dan berdaya saing global.
Aries AP mengapresiasi terobosan Pemkot Batu dalam memperluas aksesibilitas pendidikan melalui alokasi beasiswa, termasuk keberlanjutan Program Seribu Sarjana yang telah memfasilitasi beasiswa kuliah bagi 271 mahasiswa. Ia mendorong agar penguatan kompetensi anak muda diselaraskan dengan sektor unggulan daerah, meliputi agribisnis modern, teknologi digital, industri perhotelan (hospitality), seni kuliner, hingga kewirausahaan mandiri. [nas.wwn]




