28.7 C
Sidoarjo
Sunday, October 18, 2026
spot_img

Telkom University – UPT BLK Wonojati Terapkan IoT Berbasis Mikrokontroler


Pemprov, Bhirawa – Universitas Telkom (Telkom University) Surabaya berkolaborasi dengan UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Wonojati Malang untuk memperkuat pemanfaatan teknologi di sektor pertanian modern (smart agriculture).

Kolaborasi yang berlangsung selama dua hari, 15-16 Oktober 2026, ini diisi dengan sharing teknologi dan instalasi perangkat berbasis Internet of Things (IoT) langsung di lingkungan greenhouse.

Kegiatan yang terpusat di lingkungan greenhouse UPT BLK Wonojati ini diawali dengan sesi sharing teknologi pada Kamis (15/10). Sebanyak 11 personel tim Universitas Telkom memberikan pembekalan materi kepada 16 peserta program pelatihan IoT for Smart Farming.

Sesi tersebut membekali peserta mengenai integrasi perangkat elektronik, sensor, dan sistem kendali untuk budidaya tanaman, sehingga peserta dapat memahami korelasi antara teori pelatihan dan kebutuhan implementasi di lapangan.

Pada hari kedua, Jumat (16/10), kegiatan dilanjutkan dengan instalasi perangkat IoT berbasis mikrokontroler dan sensor tanah 7 in 1 pada sistem irigasi tetes (drip system) di greenhouse.

Integrasi mikrokontroler berbasis data sensor tanah ini dirancang agar pengelolaan irigasi lebih terukur, efisien, dan responsif terhadap kondisi tanaman. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala UPT BLK Wonojati Erna Wurjanti beserta jajaran. Kehadiran pimpinan kedua lembaga mempertegas komitmen dalam memperluas pemanfaatan teknologi modern serta meningkatkan keterampilan tenaga kerja yang sesuai perkembangan industri.

Melalui kolaborasi ini, peserta pelatihan diharapkan memperoleh pengalaman praktis dalam mengoperasikan teknologi smart agriculture. “Kami UPT BLK Wonojati pun berharap kerja sama dapat terus berlanjut secara berkesinambungan,” kata Erna.

Berita Terkait :  Bupati Tuban Dorong Pramuka Jadi Garda Terdepan Dalam Pembentukan Generasi Berkarakter

Terlebih, lanjut Erna, UPT BLK Wonojati memiliki keunggulan spesifik dibandingkan 15 UPT BLK lain milik Disnakertrans Prov. Jatim, yakni kejuruan pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kejuruan tersebut dinilai sangat strategis untuk diintegrasikan ke dalam sistem Integrated IoT of Smart Farming guna memberikan manfaat yang lebih luas. [rac.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!