32 C
Sidoarjo
Wednesday, April 15, 2026
spot_img

JSC Dinsos Jatim Respon Cepat Kasus Warga Rentan Surabaya

Pemprov, Bhirawa

Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur bergerak cepat menangani empat kasus warga rentan di kawasan Tambakasri, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Rabu (18/2).

Keempatnya terdiri dari dua lansia terlantar dan dua warga dengan sakit kronis yang membutuhkan penanganan medis dan sosial berkelanjutan. Informasi awal seluruh kasus tersebut diterima dari Kader Surabaya Hebat (KSH) RW 06 Tambakasri yang melaporkan kondisi warga memprihatinkan dan membutuhkan intervensi segera.

Salah satu lansia yang ditangani adalah Soeloadi (68), yang telah mengalami sakit kronis selama kurang lebih tiga tahun terakhir. Ia tinggal di bilik sederhana berukuran sekitar 2×2 meter dan tidak mampu beraktivitas mandiri, termasuk mengontrol buang air. Anak perempuannya memiliki keterbatasan karena harus merawat dua anak penyandang disabilitas, sehingga pendampingan belum optimal.

Kasus lain menimpa Hendro, lansia yang dikenal warga sebagai marbot sekaligus imam musala setempat. Selama hampir empat tahun terakhir, ia menderita sakit kronis hingga tidak mampu beraktivitas normal.

Setelah istrinya meninggal dunia, Hendro tinggal di ruangan milik kantor RT atas inisiatif warga dan sepenuhnya bergantung pada bantuan sekitar untuk kebutuhan makan dan aktivitas harian.

JSC juga melakukan outreach terhadap Iwan Kurniawan (43), warga yang mengalami sakit kronis dan tinggal di kamar bantuan kerabat di Tambakasri Melati RT 05 RW 06. Dalam tiga bulan terakhir, kondisinya memburuk hingga harus bergerak dengan cara ngesot untuk buang air. Sebelum sakit, ia bekerja serabutan dan mencari ikan. Saat ini, kebutuhan dasarnya dibantu warga karena ia tidak memiliki keluarga inti yang merawat.

Berita Terkait :  Kejati Jatim Eksekusi Ronald Tannur di Rumahnya

Selain itu, tim menemukan Niwan (80), lansia yang tinggal di ruang terbuka bawah jalan tol di bantaran sungai Tambakasri. Meski masih memiliki keluarga, Niwan memilih tinggal terpisah dengan alasan tidak ingin merepotkan anak-anaknya. Hasil pemeriksaan Puskesmas menunjukkan ia mengalami gangguan mobilitas akibat riwayat jatuh saat bekerja sebagai kuli bangunan.

Menanggapi berbagai laporan tersebut, Tim JSC langsung melakukan asesmen lapangan untuk memetakan kebutuhan medis, sosial, dan logistik masing-masing penerima manfaat.

JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim, Nursoleh, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan penanganan cepat dan terkoordinasi bagi kelompok rentan.

“Kami bergerak segera setelah menerima laporan dari KSH. Setiap kasus kami asesmen secara menyeluruh untuk menentukan intervensi yang tepat, termasuk kemungkinan rujukan layanan kesehatan lanjutan, penyediaan alat bantu seperti kursi roda atau tongkat kaki tiga, hingga opsi penempatan di layanan sosial yang lebih representatif. Prinsip kami adalah tanggap, cepat, dan tuntas,” ujar Nursoleh.

Ia menambahkan, JSC telah berkoordinasi dengan Dinsos Kota Surabaya, kelurahan, Puskesmas, serta pihak keluarga untuk memastikan kebutuhan dasar seperti pampers, underpad, alat bantu jalan, dan perawatan rutin dapat terpenuhi.

Pendampingan lanjutan akan difokuskan pada evaluasi kesehatan berkala, penguatan dukungan keluarga, serta monitoring kondisi lingkungan tempat tinggal agar lebih aman dan layak. Pendekatan persuasif juga dikedepankan, terutama pada kasus lansia yang masih memiliki keluarga, agar solusi yang diambil tetap menghormati pilihan dan kondisi sosial yang ada.

Berita Terkait :  Rakor Bidang PK BPBD Jatim Tingkatkan Pengurangan Risiko Bencana Daerah

Langkah cepat JSC ini menunjukkan komitmen Pemprov Jatim melalui Dinsos dalam memastikan warga rentan, khususnya lansia dan penderita sakit kronis, tidak terabaikan dan tetap mendapatkan perlindungan serta layanan sosial yang layak. [rac.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!