29 C
Sidoarjo
Tuesday, April 14, 2026
spot_img

1.635 Jamaah Haji Kabupaten Pasuruan Siap Bertolak, Pemkab Fasilitasi Bus hingga Seragam Khusus

Pemkab Pasuruan, Bhirawa
Keberangkatan ibadah haji di Kabupaten Pasuruan sudah dimulai. Sebanyak 1.635 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Pasuruan dipastikan bakal bertolak menuju Tanah Suci Makkah pada 22-23 April mendatang. Mereka terbagi dalam sembilan Kelompok Terbang (Kloter).

Plt Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuqi, menyampaikan seluruh tahapan krusial keberangkatan telah rampung. Kini, pihaknya fokus pada finalisasi koordinasi bersama Pemerintah Daerah terkait teknis pemberangkatan.

”Tahapan sudah selesai semua. Sekarang tinggal finalisasi dan koordinasi dengan Pemkab maupun Pemkot, terutama soal armada dan hal teknis lainnya,” ujar Ahmad Marzuqi, yang akrab disapa Gus Anis, Selasa (14/4).

Namun, di tengah persiapan tersebut, tercatat dua jamaah dilaporkan meninggal dunia sebelum berangkat. Gus Anis menjelaskan, pihak ahli waris sebenarnya memiliki hak pelimpahan untuk menggantikan posisi almarhum. Namun, setelah dikonfirmasi, keluarga memilih untuk menunda keberangkatan hingga tahun 2027. Sesuai prosedur, kekosongan kursi tersebut otomatis dialihkan kepada jamaah cadangan yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

”Karena ahli waris memilih tidak berangkat tahun ini, maka jamaah cadangan yang masuk daftar tunggu bisa naik menggantikan,” kata Gus Anis.

Nantinya, perjalanan ribuan tamu Allah ini tersebar di beberapa kloter dengan komposisi yang beragam. Kloter dengan jumlah jamaah terbesar berada di kloter 6 (373 orang), kloter 7 (375 orang), kloter 8 (374 orang), dan kloter 9 (374 orang). Sisanya tersebar di kloter 3, 4, 5, 10, serta kloter 37.

Berita Terkait :  Bupati Gresik Lepas Ekspor Perdana Pakan Ternak ke Pasar Global

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memastikan akan memberikan pelayanan maksimal. Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, menegaskan Pemkab Pasuruan telah menyiapkan armada bus khusus untuk mengangkut jamaah dari titik kumpul menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, hingga proses kepulangan nanti.

Tak hanya soal transportasi, Gus Shobih sapaan akrabnya menyebut Pemkab Pasuruan juga membekali jamaah dengan seragam khusus.

”Kami buatkan seragam dengan motif dan warna yang sama. Tujuannya agar jamaah asal Kabupaten Pasuruan memiliki ciri khas, mudah dikenali, dan mempererat kebersamaan antarjamaah saat di Tanah Suci nanti,” urai Gus Shobih. [hil.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!