32.3 C
Sidoarjo
Monday, June 8, 2026
spot_img

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Banpang dan Gelontorkan Beras SPHP

Bulog Tulungagung saat menyalurkan banpang beras pada masyarakat yang berhak menerimanya, Senin (8/6).

Tulungagung, Bhirawa.
Perum Bulog Kantor Cabang Tulungagung terus melakukan stabilisasi pangan nasional di wilayah Tulungagung, Blitar Raya dan Trenggalek. Mereka melakukan percepatan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) Beras serta penggelontoran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Pemimpin Cabang Perum BULOG Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, Senin (8/6), menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan harga beras. Salah satu langkah utamanya adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar tradisional.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog mencapai sekitar 5,3 juta ton. Sedangkan di cabang Tulungagung sendiri menguasai stok beras sebanyak 85 ribu ton. Jumlah ini sangat memadai untuk mendukung kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah kerja kami,” ujarnya.

Menurut dia, sampai Senin (8/6), Bulog Tulungagung telah menyalurkan bantuan pangan beras di empat wilayah kerjanya hampir 55,72 persen atau telah diterima oleh hampir 260 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari total target 465 ribu PBP.

“Sedang untuk Tulungagung sendiri sudah tersalur pada sekitar 85 ribu PBP dari target 150 ribu PBP. Kita targetkan seluruhnya dapat tersalurkan 100 persen sebelum akhir Juni 2026,” paparnya.

Berita Terkait :  KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Ketentuan Barang Bagasi dan Imbauan Menjaga Keamanan Barang Pribadi

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.

Yonas selanjutnya menyatakan selain bantuan pangan, Bulog Tulungagung juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP ke berbagai saluran distribusi resmi, termasuk pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beras SPHP merupakan program strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penyalurannya akan terus kami masifkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” paparnya lagi.

Sejauh ini pemerintah menilai kombinasi antara penyaluran bantuan pangan dan distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras.

Bulog Tulungagung juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras yang kami kuasai sangat mencukupi. Kami bersama Pemerintah dan seluruh pihak terkait akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” pungkasnya. (wed.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!