27.8 C
Sidoarjo
Wednesday, August 5, 2026
spot_img

Bupati Kediri Instruksikan Pembentukan Satgas Kesehatan di Tiap Kecamatan

Pemkab Kediri, Bhirawa. – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menginstruksikan pembentukan satuan tugas (satgas) kesehatan lintas sektor di setiap kecamatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat penanganan berbagai persoalan kesehatan, mulai dari stunting, demam berdarah dengue (DBD), tuberkulosis (TBC), hingga mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Instruksi itu disampaikan saat memberikan arahan kepada seluruh camat dan kepala puskesmas di Ruang Joyoboyo Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar berbagai program kesehatan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Saya minta untuk dibentuk satgas di tiap kecamatan, tidak hanya bicara stunting, tapi juga TBC dan demam berdarah,” tegas Bupati Hanindhito.

Melalui pembentukan satgas tersebut, setiap kecamatan diharapkan memiliki data kesehatan yang akurat dan selalu diperbarui. Untuk kasus stunting, misalnya, ia meminta camat mengetahui secara pasti jumlah anak stunting di wilayahnya.

“Stunting 2025 bulan Agustus di angka 8,07, di Bulan Timbang Februari 2026 di angka 7,54 artinya ada penurunan. Saya minta camat wajib tahu dan secara aktual dihitung betul,” ujarnya.

Selain penanganan stunting, Bupati Hanindhito juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin bagi lanjut usia. Menurutnya, masih terdapat lansia yang belum mendapatkan layanan kesehatan secara optimal, salah satunya karena belum memiliki KTP Kabupaten Kediri.

Untuk penanganan DBD dan TBC, ia meminta peningkatan tracing atau pelacakan kasus guna menekan risiko penularan di masyarakat. Camat dan kepala puskesmas juga diminta rutin berkoordinasi serta memperbarui data kesehatan sebagai dasar penyusunan langkah penanganan.

Berita Terkait :  Jembatan Garuda Tahap V di Bangsal Masuki Fase Konstruksi Utama, Pasang Gelagar Baja

“Camat sama Kepala Puskesmas komunikasinya harus harmonis, saling koreksi boleh karena ini urusan kesehatan,” tandasnya.(van,nov.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!