32 C
Sidoarjo
Wednesday, April 15, 2026
spot_img

Jaga Kenyamanan Mudik

Gelombang pertama iring-iringan mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah, diperkirakan mulai sore hari ini. Bertepatan hari ke-23 bulan Ramadan, mudik dengan modil pribadi (dan sepedamotor) akan memadati jalan raya. Terutama dari Jakarta jalur ke timur (Jawa Barat sampai Jawa Timur). Sebanyak 76 juta orang akan menggunakan mobil pribadi. Diperkirakan sebanyak 3,5 juta unit mobil, akan keluar dari Jakarta. Sehingga kelayakan moda transportasi patut menjadi persiapan seksama.

Bus AKAP juga mulai ramai diberangkatkan dari terminal Kampung Rambutan, dan ke arah timur. Sedangkan ke arah barat (Banten dan ke Sumatera) diberangkatkan dari terminal Kalideres. Masih terdapat terminal terpadu Pulo Gebang, yang melayani seluruh rute, beroperasi 24 jam. Aparat keamanan (TNI dan Polri) telah menjamin keamanan dan ketertiban selama mudik lebaran, di seluruh terminal, Pelabuhan, dan bandara. Juga didirikan Pos Mudik, dilengkapi sarana rest area.

Kementerian Perhubungan (bersama Dinas Perhubungan Pemerintah Daerah) mendirikan banyak rest area di sepanjang jalan negara dan jalan propinsi. Reast area terasa semakin nyaman, ditambah alunan musik. Sebagian rest area juga berada dekat dengan tempat ibadah. Begitu pula seluruh SPBU juga di-rehab menjadi rest area. Pemudik dengan motor juga bisa memanfaatkan minimarket sebagai rest area.

Pemeriksaan mental dan fisik kru angkutan, terutama pengemudi, patut ditingkatkan. Faktor kelelahan pengemudik selalu menjadi penyebab kecelakaan pada musim sibuk angkutan lalulintas. Banyak yang mengambil jalan pintas penyokong kekuatan fisik dengan cara yang salah. Misalnya, mengkonsumsi narkoba. Niscaya sangat berisiko gangguan kesadaran pada saat mengemudi. Tak terkecuali pengemudi kereta-api (masinis), nakhoda kapal, dan pilot pesawat terbang.

Berita Terkait :  Peternak Buang Susu

Menekan angka kecelakaan menjadi prioritas nasional. Terutama uji kir, harus dilakukan secara baik, dan benar. Menjadi kewajiban Dinas Perhubungan di daerah. Terutama kelayakan fisik kendaraan bermotor. Realitanya, kendaraan-kendaraan buruk tetap digunakan mengangkut penumpang (dan barang). Uji kir periodik satu tahunan atau enam bulanan, konon masih harus diperbaiki. Karena uji kir sering dilakukan serampangan, bukan oleh ahli otomotif. Sehingga hasilnya tidak valid. Makin diperparah dengan pemeriksaan armada secara asal-asalan di bengkel perusahaan otobus (PO).

Padahal UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas telah mengatur persyaratan teknis (kendaraan angkut), dan laik jalan. UU Lalulintas dalam pasal 48 ayat (3), men-syaratkan kelaikan jalan kendaraan bermotor sebanyak 11 kriteria. Terutama emisi gas buang (huruf a), effisiensi sistem rem utama (c), kincup roda depan (e) serta lampu (huruf g). Sedemikian pentingnya, persyaratan ini diulang lagi dalam pasal 54 ayat (3). Anehnya pada setiap kecelakaan, faktor penyebabnya sama, kendaraan tidak laik jalan. Umumnya rem blong.

Cuaca juga wajib menjadi pertimbangan. Karena BMKG memprediksi terjadi cuaca ekstrem. Terutama di seantero Sumatera, Jawa, Bali, NTB, dan NTT. Sebenarnya wajar sebagai dinamika atmosfer akibat posisi Indonesia yang diapit dua benua dan dua samudera. Masih terdapat potensi hujan lebat ekstrem disertai angin kencang. Sampai BMKG perlu mendirikan posko ke-siapsiaga-an dengan mengirim mobil radar cuaca dan alat observasi yang dipasang di Pelabuhan, dan di Pos mudik di jalan raya.

Berita Terkait :  Pertuni Bersama Dinsos Berikan Pelatihan Tata Boga Penyandang Disabilitas

Radar cuaca akan menyajikan informasi real-time setiap 10 menit, sehingga menjadi dasar peringatan dini ketika cuaca buruk terjadi. Secara khusus Kementerian Perhubungan juga mewaspadai 11 lintasan besar angkutan penyeberangan. Mudik lebaran pulang kampung bukan sekadar ritual adat dan budaya. Melainkan telah menjadi pergerakan ekonomi grass-root, sekaligus puncak ekonomi kreatif tahunan.

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!