26 C
Sidoarjo
Wednesday, April 29, 2026
spot_img

Dinobatkan Juara 1 Terbaik Nasional, Kalapas Tulungagung Terus Tingkatkan Layanan dan Pembinaan

Tulungagung, Bhirawa
Dinobatkan sebagai sebagai Juara 1 Lapas Terbaik Nasional, Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Muhammad Kurnia mengatakan akan terus meningkatkan layanan dan pembinaan. Khususnya pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan. “Ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat program pembinaan, khususnya pembinaan kemandirian bagi warga binaan,” ujar Muhammad Kurnia, Rabu (29/4).

Menurut dia, penghargaan sebagai Lapas terbaik se-Indonesia itu, merupakan hasil keras bersama. Yakni, seluruh jajaran Lapas Tulungagung. “Kami pun berharap dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan kemandirian dapat semakin memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dan masyarakat,” paparnya.

Pemberian penghargaan sebagai Lapas Terbaik Nasional dilakukan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, saat puncak peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 pada Senin (27/4) kemarin. Acara berlangsung di Gedung Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, dan diikuti secara virtual melalui zoom oleh seluruh UPT Pemasyarakatan se-Indonesia,

Keberhasilan Lapas Tulungagung meraih yang terbaik di tingkat nasional karena dapat mengimplemetasikan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan menghadirkan berbagai program pembinaan. Baik itu pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian yang inovatif, produktif, dan berdampak nyata bagi warga binaan.

Lapas Tulungagung saat puncak perayaan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, juga melakukan pemberian gerobak untuk berwirausaha kepada keluarga warga binaan. Selain pemberian beasiswa secara simbolis kepada petugas Lapas Tulungagung yang putra-putrinya mendapatkan beasiswa dari INKOPASSINDO.

Berita Terkait :  Usung Tema SDGs, Bupati Gresik Resmi Terima Mahasiswa KKN-BBK UNAIR

Sebelumnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan transformasi pemasyarakatan harus terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

“Semoga di usia yang ke-62 ini, seluruh jajaran Pemasyarakatan menjalankan fokusnya pada aksi nyata di lapangan, guna menghadirkan pelayanan berkualitas tinggi bagi warga binaan dan masyarakat luas, serta mempertebal integritas seluruh insan pemasyarakatan,”paparnya.

Hal yang sama dikatakan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Ia menjelaskan pentingnya sinergi, integritas, dan inovasi sebagai kunci utama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang berdampak dan berdaya saing. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat integritas serta memastikan seluruh program berjalan secara efektif dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” tandasnya.[wed.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!