29 C
Sidoarjo
Tuesday, October 6, 2026
spot_img

HUT Pemprov, Dindik Jatim Buka Servis Gratis 8.100 Motor di 350 SMK


Libatkan 350 SMK dan Industri di Jawa Timur

Dindik Jatim, Bhirawa – Menyambut Hari Jadi ke-81, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menggelar layanan servis sepeda motor gratis bagi masyarakat. Sebanyak 8.100 unit sepeda motor ditargetkan mendapat layanan servis gratis yang dilaksanakan serentak di 350 SMK dan mitra industri di seluruh Jawa Timur, Kamis (8/10).

Layanan tersebut dibuka mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan dilaksanakan di bengkel SMK terdekat yang berpartisipasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pendidikan vokasi berdampak, sekaligus memperkenalkan kompetensi siswa SMK kepada masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Aries Agung Paewai mengapresiasi keterlibatan sekolah, khususnya SMK dengan konsentrasi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), serta dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja (DUDIKA) dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih banyak para kepala sekolah, anak-anakku semua, juga mitra dari DUDIKA. Terima kasih atas partisipasinya untuk memberikan pendidikan berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat melalui layanan servis gratis sepeda motor,” ujar Aries, Selasa (8/10).

Menurut Kadindik, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk melihat secara langsung proses pembelajaran vokasi di SMK. Pendidikan vokasi, kata dia, menitikberatkan pada praktik, dengan komposisi sekitar 70 persen praktik dan 30 persen teori.

Ia menilai kompetensi siswa SMK, khususnya bidang TSM, tidak kalah dengan tenaga profesional di industri. Selama pembelajaran, siswa mendapatkan pendampingan dari tenaga ahli sehingga terbiasa menangani persoalan teknis kendaraan bermotor.

Berita Terkait :  Perkuat Sinergi Menuju Prestasi, Spemma Surabaya Gelar Raker

“Anak-anak SMK kita dibekali pengalaman praktik dan dibimbing oleh para tenaga ahli. Karena itu, kompetensi mereka terus diasah agar mampu menangani pekerjaan secara profesional, termasuk dalam melakukan servis sepeda motor,” jelasnya.

Tak hanya mengandalkan pembelajaran di sekolah, siswa SMK juga dituntut mengikuti uji kompetensi untuk mengukur kemampuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Sertifikat kompetensi tersebut menjadi bagian dari portofolio siswa ketika memasuki dunia kerja.

“Sertifikat mereka akan diakui. Jadi memang anak-anak SMK ini disiapkan untuk langsung bekerja. Ada kelas industri, ada program prakerin, ada uji kompetensi bersertifikat hingga perekrutan industri. Ini semua disiapkan agar mereka mampu dan siap masuk DUDIKA bahkan sebelum lulus,” tegasnya.

Aries pun mengajak masyarakat memanfaatkan layanan servis gratis tersebut sekaligus mendukung penguatan kompetensi siswa SMK di Jawa Timur. “Mari manfaatkan servis sepeda motor gratis yang dilakukan anak-anak SMK kami. Mari semarakkan HUT ke-81 Pemprov Jatim, dukung penuh kompetensi siswa. SMK Jatim siap berkarya untuk masyarakat,” ajaknya.

Mantan Pj Wali Kota Batu ini juga mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari misi pendidikan vokasi berdampak kepada masyarakat. Melalui layanan servis gratis, masyarakat dapat melihat langsung kemampuan siswa SMK yang telah disiapkan sesuai standar kebutuhan industri.

Aries menjelaskan, penguatan kerja sama dengan DUDIKA dilakukan melalui berbagai program, salah satunya kelas industri dan teaching factory. Program tersebut memungkinkan siswa memperoleh pengalaman praktik yang mendekati kondisi kerja sebenarnya.

Berita Terkait :  Bupati Kediri Ingatkan SPMB Harus Adil dan Akuntabel, Larang Praktik Titipan

“Teaching factory ini mengajarkan mereka secara langsung secara riil kerja industri. Mereka praktik langsung sesuai kurikulum dari industri. Sehingga saat lulus nanti, mereka sudah sangat siap untuk terserap DUDIKA,” kata Aries.

Di Jawa Timur terdapat 426 SMK yang memiliki konsentrasi keahlian Teknik Sepeda Motor dengan total 57.094 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 97 merupakan SMK negeri dengan 19.700 siswa, sedangkan 329 lainnya merupakan SMK swasta dengan 37.394 siswa.

Untuk kegiatan servis gratis dalam rangka HUT ke-81 Jatim, sebanyak 350 SMK TSM berpartisipasi dengan melibatkan 55.035 siswa. Target layanan mencapai 8.100 unit sepeda motor.

Dari target tersebut, SMK negeri menargetkan servis 2.795 unit atau 34,51 persen, sedangkan SMK swasta menargetkan 5.305 unit atau 65,49 persen.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Jatim tidak hanya menghadirkan layanan gratis bagi masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pembelajaran sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap kualitas lulusan pendidikan vokasi. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!