29 C
Sidoarjo
Tuesday, October 6, 2026
spot_img

DPRD Tulungagung Soroti Hidran Pemadam Kebakaran Tak Berfungsi Maksimal

DPRD Tulungagung, Bhirawa. – Komisi D DPRD Tulungagung menyayangkan kondisi hidran pemadam kebakaran yang tidak berfungsi maksimal di sejumlah fasilitas umum di Tulungagung.

Mereka meminta pihak pengelola untuk melakukan perawatan rutin agar ketika digunakan saat terjadi keadaan darurat dapat berfungsi maksimal.

“Di Pasar Wage tadi kami lihat hidrannya kurang terawat. Air yang keluar tidak lancar dan berwarna kuning,” ujar Ketua Komisi D DPRD Tulungagung, Ali Masrup, saat meninjau hidran pemadam kebakaran di Kantor Sekretariat Pemkab Tulungagung, Selasa (6/10).

Menurut dia, keberadaan hidran pemadam kebakaran harus dilakukan perawatan secara rutin. “Sehingga kalau mau dipakai sewaktu-waktu sudah ready (siap),” sambungnya.

Ali Masrup menyebut Komisi D DPRD Tulungagung akan merekomendasikan pada Pemkab Tulungagung untuk melakukan perawatan hidran pemadam kebakaran tersebut. Jangan sampai abai dalam perawatannya.

“Karena itu, tidak usah dulu berbicara pengadaan hidran baru, kalau perawatan hidran yang ada saat ini belum dilakukan. Perawatan hidran sangat penting, karena kalau tidak dirawat jadi airnya tidak lancar,” paparnya.

Saat ini, lanjut Ali Masrup, sejumlah fasilitas umum seperti pasar di Tulungagung sudah mempunyai fasilitas hidran pemadam kebakaran. Termasuk yang ada di Kantor Sekretariat Daerah Pemkab Tulungagung dan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, mengakui jika ada beberapa fasiitas hidran pemadam kebakaran yang kurang berfungsi kurang baik dan bahkan tidak berfungsi sama sekali.

Berita Terkait :  Wisata Tanpa Plastik

“Inspeksi sudah kami lakukan pada tahun 2025. Rekomendasi damkar (pemadam kebakaran) sudah pula disampaikan ke entitas pengelolanya. Supaya mereka melakukan perawatan alat yang dipunya,” paparnya.

Saat ini, lanjut dia, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung sedang melakukan identifikasi terkait keberadaan hidran di seluruh Tulungagung. Termasuk memaksimalkan hidran yang sudah ada.

“Untuk fasum yang belum ada hidrannya seperti di pasar yang belum ada fasilitas hidrannya nanti diusulkan untuk pengadaan,” tuturnya.

Sebelumnya, Galih Nusantoro menyebut untuk kawasan perumahan juga diperlukan instalasi hidran. Hal ini untuk mempercepat pemadaman kebakaran yang sewaktu waktu terjadi di lokasi tersebut. [wed.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!