Kab. Probolinggo, Bhirawa – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terpasang di Stasiun Probolinggo mampu menghemat konsumsi listrik hingga 14 persen. PLTS berkapasitas 6 kilowatt peak (kWp) tersebut telah beroperasi sejak Desember 2023.
Stasiun Probolinggo menjadi salah satu dari empat stasiun di wilayah Daop 9 Jember yang telah memanfaatkan energi surya. Tiga stasiun lainnya yakni Jember dengan kapasitas 15 kWp, Ketapang 7 kWp, dan Banyuwangi 11 kWp. Total kapasitas PLTS di empat stasiun tersebut mencapai 39 kWp.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, listrik yang dihasilkan PLTS digunakan untuk mendukung kebutuhan operasional stasiun, termasuk penerangan ruang tunggu, loket, area publik dan ruang kerja petugas.
“Pemanfaatan PLTS ini bukan hanya tentang memasang panel surya, tetapi bagaimana energi yang tersedia di sekitar kita dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional stasiun secara lebih efisien,” kata Cahyo, Rabu (30/9/2026).
PLTS di empat stasiun tersebut menggunakan sistem on-grid sehingga energi yang dihasilkan terhubung dengan jaringan listrik PLN.
Berdasarkan data KAI Daop 9 Jember, penghematan konsumsi listrik tercatat 14 persen di Stasiun Probolinggo, 22 persen di Stasiun Jember, 10 persen di Stasiun Ketapang, dan 13 persen di Stasiun Banyuwangi.
Selain PLTS, efisiensi energi di stasiun dilakukan melalui penggunaan lampu LED dan pengaturan penerangan menggunakan timer. Sistem tersebut digunakan untuk menyesuaikan penggunaan listrik dengan kebutuhan dan waktu operasional.
Menurut Cahyo, KAI juga mengembangkan penggunaan Penerangan Jalan Umum (PJU) berbasis panel surya. Pengelolaan energi ke depan diarahkan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan Integrated Building Management System (IBMS) untuk memantau penggunaan energi secara real time.
“Efisiensi energi kami lakukan dari berbagai sisi. Selain memanfaatkan energi surya, penggunaan lampu LED dan pengaturan sistem penerangan secara otomatis juga menjadi bagian dari upaya mengurangi konsumsi listrik,” ujarnya.
KAI Daop 9 Jember berencana mengembangkan pemanfaatan PLTS pada bangunan milik perusahaan yang memiliki aktivitas dan kebutuhan listrik cukup tinggi pada siang hari. [fir.kt]




