33 C
Sidoarjo
Thursday, May 7, 2026
spot_img

Efisiensi Anggaran, Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Digeser ke Kawasan Stadion Kanjuruhan

Kab Malang, Bhirawa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah memastikan terkait rencana pembangunan Alun-alun Kepanjen, di Pusat Ibu Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, mengalami perubahan lokasi. Sedangkan lokasi rencana pembangunan alun-alun tersebut ke sisi selatan Stadion Kanjuruhan, yang sebelumnya akan dibangun di belakang Kantor Bupati Malang Kepanjen.

Sedangkan perpindahan lokasi tersebut guna mengakselerasi proyek yang ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2027 mendatang. Keputusan strategis ini diambil setelah Bupati Malang HM Sanusi meninjau langsung lokasi baru tersebut, pada Kamis (7/5), yang didampingi Pejabat Utama Pemkab Malang dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Malang.

Bupati Malang HM Sanusi, Kamis (7/5), kepada wartawan menyampaikan, bahwa semula Alun-alun Kepanjen direncanakan berada di sisi utara, tepatnya di sekitar Kantor Bupati Malang. Namun, kendala pembebasan lahan menjadi penghambat utama karena mayoritas tanah di lokasi tersebut milik perorangan. Sedangkan Alun-alun Kepanjen membutuhkan lahan seluas 2,5 hektar.

“Untuk saat ini, di lokasi baru sudah tersedia lahan seluas 1,5 hektar milik aset daerah, dan tinggal menambah lahan seluas hektar lagi. Pemilihan lokasi di kawasan Stadion Kanjuruhan akan memangkas biaya pembangunan secara signifikan. “Langkah ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran di tengah keterbatasan APBD Kabupaten Malang,” ujarnya.

Dan jika dipaksakan di tempat awal, dia katakan, biayanya terlalu besar. Apalagi. di tengah efisiensi APBD, kita tidak akan mampu membangunnya di rencana awal pembangunan alun-alun tersebut. Sementara, masyarakat sudah menuntut agar Alun-alun Kepanjen segera dibangun, karena Kecamatan Kepanjen sudah diputuskan sebagai Ibu Kota Kabupaten Malang, sehingga alun-alun segera dibangun. Sehingga dengan persetujuan anggota dewan, maka lokasi rencana pembangunannya dipindah ke kawasan Stadion Kanjuruhan.

Berita Terkait :  Gubernur Jatim Pastikan Layanan Kesehatan BPJS PBI JK Warga Tetap Berjalan, Dinsos Bantu Reaktivasi Bersyarat

“Tentunya, pemindahan pembangunan alun-alun ini mendapat respons positif dari DPRD Kabupaten Malang. Dan seluruh unsur pimpinan dewan dan ketua fraksi turut hadir dalam peninjauan lokasi tersebut, menandakan adanya sinergi kuat antara eksekutif dan legislative,” tutur Sanusi.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mengapresiasi langkah cepat Pemkab Malang dalam menindaklanjuti rekomendasi anggota dewan. Ini sebagai langkah positif. Karena ada kesamaan semangat untuk menghadirkan ruang publik yang representatif bagi masyarakat.

Untuk itu, pihaknya akan terus mengawal agar pembangunan ini terealisasi sesuai tahapan masyarakat Kabupaten Malang, yang direncanakan Pemkab Malang mulai dibangun pada tahun 2027 mendatang.

Pembangunan Alun-alun Kepanjen, lanjut dia, bukan sekadar proyek fisik, tapi wajah daerah dan pusat penguatan ekonomi kerakyatan. Sehingga dengan status proyek strategis, prosesnya akan lebih optimal, terukur, dan tepat waktu.

“Hadirnya Alun-alun di kawasan Stadion Kanjuruhan diharapkan mampu menciptakan pusat keramaian baru yang lebih tertata dan modern, sekaligus mengintegrasikan kawasan olahraga dengan ruang publik bagi warga Kabupaten Malang,” tandasnya. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!