Kabupaten Mojokerto, Bhirawa
Dukung pelaku Industri Kecil Menengah ( IKM ) berkembang di era digital, sehingga bisa menjadi tulang punggung perekonomian di bumi Majapahit.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), berkolaburasi dengan Kejaksaan Negeri Mojokerto kembali menggelar pembinaan industri bagi para pelaku IKM (Industri Kecil dan Menengah), bertemoat di Aula Kejari setempat, Senin (20/4) siang.
Wakil Bupati Mojokerto Moch Rizal Octavian, yang membuka kegiatan mempertegas komitmen itu. Bahkan ia menyebut bahwa IKM juga merupakan salah satu pilar dalam hal pemerataan pendapatan masyarakat, khususnya di Bumi Majapahit.
“Industri Kecil dan Menengah memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah, tidak hanya mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga berkontribusi dalam pemerataan pendapatan masyarakat,” tutur Wakil Bupati.
Selain itu Moch. Rizal juga menekankan harapannya agar para pelaku IKM bisa menerapkan materi atau pengetahuan yang telah didapat melalui pembinaan tersebut.
“Kami berharap para pelaku IKM dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, baik dalam hal legalitas, inovasi produk, maupun pemanfaatan teknologi digital,” bebernya
Pada akhir sesi figur yang akrab disapa Mas Wabup itu, ia juga mengapresiasi para pihak yang turut berkontribusi mengusahakan acara pembinaan tersebut, baik itu dari unsur pemerintah, dunia usaha, maupun para pendamping dan narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman.
“Peran serta dan kontribusi yang diberikan menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing ikm di daerah kita,” pungkasnya.
Tampak turut hadir mendampingi Wakil Bupati yaitu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto Fauzi, Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Noerhono, Kanwil Kemenkumham Surabaya, serta Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Mojokerto. [min.hel]


