27 C
Sidoarjo
Tuesday, April 21, 2026
spot_img

Dorong Transformasi Pajak Daerah, Bapenda Kota Malang Lakukan Inovasi Layanan

Kota Malang, Bhirawa.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang terus melakukan transformasi dalam pengelolaan pajak daerah melalui berbagai inovasi pelayanan. Langkah ini diambil sebagai upaya menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Sejumlah terobosan berbasis digital terus diluncurkan demi meningkatkan kemudahan, transparansi, serta kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.

“Menjawab tantangan di era digital, tentu kami terus bertransformasi lewat inovasi digital. Kami mengembangkan berbagai aplikasi untuk mendorong pelayanan pajak daerah agar lebih tertata dan efisien. Inovasi-inovasi ini membantu petugas pajak bekerja lebih cepat dan transparan, serta memudahkan para wajib pajak,”ujar Kepala Bapenda Kota Malang, Dr. Handi Priyanto, AP, S.Sos, M.Si.

Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah pengembangan sistem monitoring transaksi wajib pajak secara real-time melalui aplikasi PERSADA (Aplikasi Online Restoran dan Subjek Pajak Daerah Lainnya). Inovasi ini membantu memantau transaksi wajib pajak secara real-time. PERSADA dapat diakses melalui web dan android selama 24 jam, mengatasi keterbatasan E-Tax yang hanya dapat digunakan Wajib Pajak dengan sistem kasir digital, hingga meminimalisir kesalahan dalam pelaporan pajak.

Penguatan ini juga didukung dengan aplikasi VeSOP yang membantu proses verifikasi subjek dan objek pajak. VeSOP dapat membantu memudahkan petugas memantau data penerimaan pajak dan riwayat pembayaran wajib pajak secara lebih cepat. Aplikasi ini juga dilengkapi data lokasi objek pajak dan kepemilikan NPWPD.

Berita Terkait :  Guskamla Koarmada II Evakuasi Jenazah di Perairan Tanjung Manggar

“Aplikasi PERSADA dan VeSOP ini pelopor dan terbukti efektif mendukung pelayanan pajak daerah. Inovasi Bapenda Kota Malang ini, bahkan telah direplikasi di berbagai daerah, mulai dari Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Lombok Barat, Kota Pekanbaru, Kota Kendari, Kota Cirebon, hingga Kota Jambi,” ujar Handi.

Guna mengintegrasikan berbagai urusan administrasi perpajakan, Bapenda Kota Malang juga menghadirkan aplikasi SIAPGRAK!

“Jika sebelumnya wajib pajak harus mengurus administrasi secara manual dan terpisah-pisah, kini seluruh proses dapat dilakukan dalam satu aplikasi SIAPGRAK! Mulai pendataan, penetapan, pembayaran, hingga pelaporan dapat dilakukan secara terintegrasi dan real-time. Aplikasi ini dapat menghubungkan wajib pajak, perbankan, Bapenda, dan instansi terkait secara otomatis,” beber Handi.

Untuk diketahui, aplikasi SIAPGRAK! memiliki beragam fitur. Ada Billing Center untuk menetapkan SKRD (Surat Ketetapan Retribusi Daerah) maupun SSRD (Surat Setoran Retribusi Daerah). Kemudian ada fitur Pajak Daerah Lainnya yang menyediakan kemudahan pendaftaran, pelaporan, penetapan, dan pembayaran bagi wajib pajak. Serta E-BPHTB, fitur ini mengelola berkas jual beli tanah secara online sehingga lebih terpantau dan menghindari potensi berkas hilang.

Selain itu, Bapenda Kota Malang juga menghadirkan inovasi ‘Ghosting Resto’ sebagai inovasi pemantauan usaha kuliner berbasis digital untuk menjangkau pelaku usaha online yang belum terdata sebagai wajib pajak PBJT Jasa Makan & Minum. Kemudian, seiring dengan berkembangnya sektor hiburan dan penyelenggaraan event di Kota Malang, Bapenda terus memperkuat pengawasan dengan menghadirkan aplikasi Perforasi Digital. Aplikasi ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan perforasi tiket secara online. Sehingga setiap tiket yang terjual dapat tercatat dengan jelas, terpantau jumlahnya, serta mengurangi potensi pemalsuan

Berita Terkait :  Diduga Rugikan Negara Lebih Rp25 Miliar, Kejati Tahan Eks Dirut PT INKA

Terakhir, sebagai apresiasi atas kepatuhan wajib pajak, Bapenda Kota Malang rutin menggelar program Gebyar Sadar Pajak. “Kami rutin menggelar program ini, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kewajiban perpajakan, mengedukasi sistem perpajakan. Sekaligus sebagai reward atau apresiasi Pemkot Malang kepada masyarakat atas ketaatan dalam membayar pajak,” ujar Handi.

Sebagai penutup, Handi menyebut bahwa berbagai inovasi yang dihadirkan Bapenda Kota Malang terbukti berhasil memberikan dampak signifikan terhadap penerimaan pajak daerah. “Melalui sistem yang semakin terintegrasi dan pengawasan yang lebih optimal, penerimaan pajak daerah terus menunjukkan tren peningkatan. Sebagai hasil dari transformasi inovasi yang terus kami kembangkan,” pungkas Handi. [mut.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!