Kota Mojokerto, Bhirawa
Dalam momentum peringatan Hari Kartini, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan pentingnya penguatan peran kader motivator di Kelurahan Kauman sebagai ujung tombak dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menyampaikan bahwa kader motivator memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai relawan, tetapi juga sebagai penggerak yang mampu menumbuhkan kesadaran warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
“Motivator itu artinya penyemangat, penggerak. Panjenengan semua memiliki kemampuan untuk menggerakkan masyarakat di lingkungan masing-masing agar mau melaksanakan pola hidup bersih dan sehat,” ujar Ning Ita.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan tidak lepas dari keterlibatan aktif kader motivator di tingkat lingkungan. Mereka menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Mojokerto.
“Salah satu kunci keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan adalah peran aktif kader motivator. Mereka menjadi supporting system paling penting di level bawah,” jelasnya.
Selain itu, kader motivator juga dinilai memiliki fungsi vital sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Melalui kader, berbagai program pemerintah dapat tersampaikan secara lebih efektif hingga ke tingkat rumah tangga.
“Panjenengan ini mewakili rata-rata 30 rumah. Maka diharapkan bisa menjadi mediator yang menyambungkan program pemerintah agar dipahami masyarakat sebagai sasaran pembangunan,” tegasnya.
Ia mencontohkan sejumlah program pemerintah yang perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat, seperti cek kesehatan gratis, Makan Bergizi Gratis (MBG), serta Budaya RT Berseri.
Melalui penguatan peran kader motivator, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan kota yang berkelanjutan. [oky.dre]


