27.8 C
Sidoarjo
Friday, June 12, 2026
spot_img

DLHKP Kota Kediri Periksa Armada Operasional, Pastikan Layanan Kebersihan Tetap Optimal

Kediri, Bhirawa – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan operasional yang digunakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi prima sehingga pelayanan kebersihan dan persampahan dapat berjalan optimal.

Diharapkan dengan kondisi armada operasional yang optimal, kinerja petugas di lapangan dapat berjalan lebih lancar sehingga mendukung terwujudnya Kota Kediri yang bersih dan nyaman.

Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, mengatakan pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada kondisi fisik kendaraan, tetapi juga aspek administrasi, termasuk kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.

“Hari ini kami melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan operasional, baik roda dua, roda tiga maupun roda empat. Yang kami cek tidak hanya kondisi fisik kendaraan, tetapi juga administrasinya,” ujarnya usai kegiatan yang berlangsung di Lapangan Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Jumat (12/6).

Sebanyak 88 armada diperiksa dalam kegiatan tersebut. Armada tersebut terdiri atas 5 mobil operasional, 24 dump truck, 8 armroll, 34 tosa, 3 truk tangki, dan 14 sepeda motor yang digunakan untuk menunjang pelayanan kebersihan dan pengangkutan sampah di Kota Kediri.

Dari total armada yang diperiksa, hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar kendaraan dalam kondisi baik dan siap beroperasi untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

“Secara keseluruhan armada dalam kondisi baik. Namun tadi juga terdapat armada yang memang memerlukan perbaikan. Itu menjadi catatan bagi kami untuk segera ditindaklanjuti,” terangnya.

Berita Terkait :  Putra Tuban jadi Delegasi Nasional Program Da'i 3T Kemenag RI

Menurut Indun, DLHKP saat ini lebih memilih mengoptimalkan armada yang telah dimiliki dibanding melakukan penambahan kendaraan baru. Langkah tersebut dinilai lebih efisien karena penambahan armada akan berdampak pada kebutuhan personel serta biaya operasional.

“Kami mengoptimalkan kendaraan yang ada terlebih dahulu. Jika ada yang rusak akan segera diperbaiki. Saya lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas, karena penambahan armada juga berpengaruh terhadap kebutuhan personel dan biaya operasional,” jelasnya.

Sementara itu, untuk menjaga usia pakai kendaraan, DLHKP juga menerapkan prosedur perawatan rutin. Seluruh pengemudi diwajibkan membersihkan kendaraan setelah selesai melakukan pengangkutan sampah.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh sopir bahwa setelah melakukan pengangkutan sampah harus dilakukan pencucian kendaraan. Di TPA sudah tersedia area khusus untuk mencuci armada. Hal ini penting karena air lindi dari sampah organik dapat merusak kendaraan operasional jika tidak segera dibersihkan,” ungkapnya.

Melalui pemeriksaan dan perawatan rutin tersebut, DLHKP Kota Kediri berharap seluruh armada tetap dalam kondisi prima sehingga pelayanan pengangkutan sampah dan kebersihan kota dapat berjalan optimal. [van,nov.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!