32.8 C
Sidoarjo
Saturday, November 7, 2026
spot_img

Dibuka Wagub, 6.168 Atlet Berebut 593 Medali Popda XV dan Peparpeda III Jatim

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono membiuka Popda XV dan Peparpeda III Jatim dengan menyalakan obor, Jumat malam (6/11).

Ngawi, Bhirawa
Dalam minggu ini Kabupaten Ngawi akan menjadi saksi persaingan 6.168 atlet pelajar untuk meraih prestasi di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III yang memperebutkan total 593 medali.

Pesta olahraga paling berngensi bagi pelajar itu dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono dengan menyalakan obordi Alun -Alun Ngawi dan disaksikan ratusan ribu masyarakat dan tamu undangan, Jumat malam (6/11).

Mengusung moto ”Satu Semangat Berjuta Kegembiraan”, Emil menegaskan bahwa POPDA dan PEPARPEDA bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara. Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter, mentalitas, serta penyiapan generasi muda yang tangguh. Selain itu, kompetisi ini dinilai strategis dalam menjaring bibit atlet potensial untuk memperkuat prestasi olahraga daerah maupun nasional.

”Ini adalah ajang mencetak mental generasi penerus bangsa. Adik-adik yang hadir di sini tidak hanya memiliki bakat, tetapi juga mental baja dan mental juara,” ujar Emil dalam sambutannya.

Kadispora Jatim, M Hadi Wawan Guntoro saat menyampaikan laporan.

Emil menambahkan, pengalaman bertanding membentuk kedisiplinan, keberanian, sportivitas, dan daya tahan menghadapi tantangan yang berguna bagi masa depan para pelajar.

Berita Terkait :  Badan Hukum 346 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sidoarjo Diserahkan

Secara khusus, Emil menyoroti penyelenggaraan PEPARPEDA sebagai bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan olahraga yang inklusif dan memberikan ruang setara bagi penyandang disabilitas.

”Jawa Timur milik kita semua, termasuk saudara-saudari kita yang memiliki kebutuhan khusus. Mereka juga harus bisa menyalurkan bakatnya di bidang olahraga,” tegasnya.

Ia mengingatkan seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan perangkat pertandingan untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas. Kemenangan maupun kekalahan, menurut dia, bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan, melainkan keberanian mengerahkan kemampuan terbaik serta menjaga tali persaudaraan.

Emil turut mengapresiasi Kabupaten Ngawi selaku tuan rumah. Kehadiran ribuan peserta dan pendukung diharapkan memberi dampak positif bagi sektor pariwisata, produk UMKM, kerajinan lokal, serta perekonomian masyarakat Ngawi secara keseluruhan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur M Hadi Wawan Guntoro melaporkan penyelenggara POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 menjadi ajang olahraga dengan cabang olahraga terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraannya di Jawa Timur. Ajang multi-event ini melibatkan total 8.633 peserta yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Rangkaian kegiatan olahraga pelajar tersebut berlangsung sejak 29 Oktober hingga 11 November 2026. Meskipun berpusat di Kabupaten Ngawi, lokasi pertandingan juga disebar ke tiga wilayah pendukung, yakni Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kabupaten Magetan.

Berita Terkait :  Parade Acara Dies Natalis Ke-20, SMKN 1 Kendit, Situbondo

Hadi menjelaskan, rincian kepesertaan terbagi dalam tiga kategori utama. Pada ajang POPDA XV, sebanyak 5.902 atlet dan 1.865 pelatih/ofisial dari 38 kontingen bersaing pada 29 cabang olahraga. Sementara itu, PEPARPEDA III mempertandingkan 4 cabang olahraga yang diikuti 266 atlet dan 146 pelatih/ofisial dari 33 kontingen.

”Selain itu, terdapat tiga cabang olahraga eksebisi pada POPDA III yang diikuti oleh 347 atlet dan 109 pelatih/ofisial dari 32 kontingen,” ujar Hadi saat menyampaikan laporan pelaksanaan kepada Gubernur Jawa Timur di Ngawi.

Simbol spirit perjuangan

Rangkaian pembukaan diawali dengan prosesi kirab api pada Kamis (5/11/2026). Mengusung konsep Nyala dari Akar Ngawi, api disulut dari kaldron di kawasan Cikal Bakal Ngawi Purba (Kantor Desa Ngawi) sebagai simbol spirit perjuangan dan kebersamaan masyarakat Jawa Timur.

Acara pembukaan secara resmi digelar di Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi pada Jumat (6/11/2026) malam. Acara dimeriahkan dengan defile atlet dari 38 kontingen, pertunjukan tari kolosal Gelora Pahargyan yang dibawakan 166 penari lokal, penyulutan api kaldron utama oleh Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Ngawi, serta ditutup dengan penampilan hiburan.

Seluruh pertandingan yang dimulai sejak 30 Oktober dijadwalkan rampung pada Rabu (11/11/2026). Rangkaian ajang ini akan ditutup melalui Closing Ceremony di Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi pada Rabu malam.

Penutupan akan diisi dengan sajian kesenian lokal, pengumuman pemenang lomba konten pelajar, serta penyampaian klasemen akhir perolehan medali POPDA XV dan PEPARPEDA III.

Berita Terkait :  Cegah Stunting di Sidoarjo, Pemerintah Pusat Beri Paket Bantuan Telur dan Daging Ayam

Hadi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan dari masa persiapan hingga pelaksanaan.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dari persiapan hingga penyelenggaraan. Semoga seluruh rangkaian acara ini dapat berjalan lancar dan mencetak bibit-bit unggul atlet Jawa Timur,” kata Hadi. wwn

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!