Jombang, Bhirawa – Sejumlah nama yang disebut merupakan Anak Buah Kapal (ABK) dan penumpang kapal nahas, KM Virgo Transport 8 asal Jombang beredar di media sosial (medsos) beberapa hari terakhir ini sejak KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan laut di perairan Laut Jawa, Kamis dinihari (13/9/2026). Hingga Kamis (17/9/2026), data tersebut masih beredar di media sosial.
Nama-nama itu seperti Devin (22), Nurdianto, dan Yahya (23). Devin dan Nurdianto disebut merupakan ABK KM Virgo Transport 8. Sementara Yahya disebut merupakan penumpang KM Virgo Transport 8. Ketiganya disebut merupakan korban selamat dan telah berhasil dievakuasi.
Upaya untuk mencari kepastian nama-nama tersebut apakah benar merupakan warga Kabupaten Jombang sudah dilakukan media ini. Salah satunya dengan menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.
Namun demikian, BPBD Kabupaten Jombang menyampaikan jika terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 adalah kewenangan Basarnas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sementara, satu nama yang sebelumnya diberitakan, yakni Godham Prakoso (32), ABK KM Virgo Transport 8 justru tidak tercatat dalam data yang beredar di medsos.
Godham Prakoso diketahui merupakan warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang yang bekerja sebagai ABK di KM Virgo Transport 8. Hingga Rabu (16/9/2026), Godham Prakoso belum ditemukan.
Di KM Virgo Transport 8, Gondham bertugas sebagai Second Officer. Hingga Rabu (16/9/2026), keluarga masih menunggu informasi mengenai keberadaannya.
Sang ibu, Eni Setia Rahayu (58), mengaku terpukul dengan kondisi ini. Terlebih lagi, cucunya atau anak dari Godham Prakoso yang baru berusia empat tahun mulai terus menanyakan keberadaan ayahnya. “Aku mau papa, aku mau papa,” tutur Eni, menirukan ucapan cucunya.
Eni mengatakan, dirinya belum mampu menenangkan pikiran sejak mendengar kabar anak keduanya dari empat bersaudara itu belum ditemukan. “Saya sudah tidak kuat, sampai sekarang belum makan,” tutur Eni.
Kabar tentang kecelakaan KM Virgo Transport 8 pertama kali diketahui keluarga pada Minggu pagi (13/9/2026).
Informasi tersebut disampaikan oleh kerabat yang bekerja di kawasan pelabuhan.
Sebelum kabar tersebut diterima, istri Gondham Prakoso disebut sempat mendapatkan pesan WhatsApp (WA) dari suaminya ketika kondisi kapal mulai kritis pada Minggu dini hari.
Akan tetapi, informasi tersebut tidak langsung disampaikan kepada keluarga karena khawatir menimbulkan kepanikan.
Sejak mengetahui musibah yang menimpa KM Virgo Transport 8 itu, keluarga berusaha mendapatkan kepastian mengenai keberadaan Gondham Prakoso.
Mereka menghubungi Basarnas. Selain itu, keluarga juga menghubungi pihak perusahaan tempat Gondham bekerja. Tak hanya itu, keluarga juga mendatangi kantor perusahaan kapal di Surabaya.
Untuk diketahui, KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan laut di perairan Laut Jawa pada Minggu dinihari (13/9/2026) yang lalu. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya dengan tujuan Banjarmasin.
Upaya pencarian korban terus dilakukan dengan melibatkan 1.000 personel gabungan. Hingga Rabu (16/9/2026), 129 orang dinyatakan masih belum ditemukan pada kecelakaan laut yang terjadi di Perairan Masalembo tersebut. [rif.kt]


