31.2 C
Sidoarjo
Sunday, September 13, 2026
spot_img

Damkar Evakuasi Cincin Mengunci Jari dan Ular yang Resahkan Warga

Gresik, Bhirawa — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik kembali menangani dua aksi penyelamatan berbeda dalam satu waktu. Tak hanya memadamkan api, petugas juga sigap membantu warga dalam kondisi darurat, mulai dari melepaskan cincin yang mengunci jari hingga mengevakuasi ular yang masuk ke kawasan permukiman.

Penyelamatan pertama berlangsung di Jalan Wahidin Sudiro Husodo No. 102, Kelurahan Kebomas, Kecamatan Kebomas. Warga bernama Iwan Nugroho mendatangi Pos Kota Damkar Gresik untuk meminta pertolongan setelah cincin di jarinya tidak dapat dilepas. Iwan mengaku sudah merasakan nyeri sejak sehari sebelumnya, dan jari tersebut semakin membengkak. Berbagai upaya melepaskan cincin tidak berhasil, hingga akhirnya ia meminta bantuan petugas.

Menerima permohonan tersebut, personel Damkar segera bertindak. Petugas menggunakan gerinda kecil untuk memotong cincin secara hati-hati agar tidak melukai jari korban. Berkat ketelitian, cincin berhasil dilepas dan kondisi jari Iwan pun aman. Penanganan ini dipantau langsung oleh Perwira Piket M. Nurul Haqqi, S.E., M.M.

Tak lama setelah itu, personel kembali mendapat laporan lewat Command Center 112. Warga bernama Zaban melaporkan keberadaan seekor ular di Perumahan Ganden Palace, Jalan Nangka No. 9A, RT 01/RW 06, Desa Peganden, Kecamatan Manyar. Ular tersebut terlihat di sela-sela tanah saat Zaban bersama warga membersihkan area depan rumah. Khawatir membahayakan, warga pun meminta evakuasi.

Berita Terkait :  Pemkot Batu Cari SDM Terbaik Jabat Direktur dan Dewan Pengawas Perumdam

Personel Damkar segera menuju lokasi, melakukan pencarian, dan berhasil menemukan serta mengevakuasi ular air tersebut dari lingkungan permukiman.

Perwira Piket M. Nurul Haqqi menjelaskan, kedua kejadian ini menunjukkan bahwa tugas Damkar tidak sebatas memadamkan api. Personel juga dituntut sigap menangani berbagai kondisi penyelamatan warga, termasuk evakuasi benda yang membahayakan serta satwa yang masuk ke pemukiman.

“Tugas kami adalah hadir dan membantu warga dalam kondisi darurat apa pun. Setelah proses selesai, personel kembali bersiaga di Pos Kota untuk menunggu laporan berikutnya,” ujarnya.  [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!