31.2 C
Sidoarjo
Sunday, September 13, 2026
spot_img

Angin Kencang Kota Batu, Muncul  Karhutla Sawah Andong

Kota Batu, Bhirawa – Angin kencang yang terjadi di Kota Batu dalam beberapa hari terakhir patut diwaspadai warga Kota Wisata ini. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran serasah daun atau sampah secara sembarangan. Pada Sabtu (12/9/2026) petang, terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sawah Andong, Dusun Klerek, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

“Laporan kejadian kebakaran lahan diterima oleh BPBD Kota Batu pada pukul 17.34 WIB. Lahan yang terbakar merupakan area sawah san tanaman bambu atau yang biasa disebut barongan,” ujar Suwoko, Kalaksa BPBD Kota Batu, Sabtu (12/9/2026) malam.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran serasah daun yang ditinggalkan dalam kondisi belum padam sepenuhnya. Pada saat yang sama, kondisi cuaca disertai angin kencang sehingga menyebabkan api mudah merambat dan membakar vegetasi kering di sekitar lokasi.

“Petugas kemudian melakukan penanganan pemadaman api dan pemantauan untuk mencegah api meluas ke area lainnya,” jelas Suwoko.

Agar kejadian tak berulang, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran serasah daun atau sampah secara sembarangan. Apalagi saat ini kondisi cuaca disertai angin kencang. Diperlukan untuk memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi jika memang ada aktivitas pembakaran serasah dauh kering.

Masyarakat diajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada area dengan vegetasi kering. Kemudian segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan munculnya api (kebakaran).

Berita Terkait :  Siswi KKSB SMP PGRI 1 Buduran Sidoarjo jadi Duta Tari ke Malaysia

Imbauan BPBD Kota Batu ini juga didasarkan peringatan BMKG pada 12 September 2026 bahwa wilayah Jawa Timur, termasuk Kota Batu, perlu mewaspadai kondisi cuaca. Yaitu, cuaca yang berpotensi muncul angin kencang yang menimbulkan dampak terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Angin kencang dapat menyebabkan pohon tumbang atau dahan patah, kerusakan atap dan bangunan, gangguan jaringan listrik. Kerusakan juga berpotensi menimpa Penerangan Jalan Umum (PJU), serta terganggunya aktivitas dan arus lalu lintas.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, warga Kota Batu diimbau untuk menghindari berteduh atau beraktivitas di titik- titik rawan. Di antaranya, di bawah pohon besar, papan reklame, tiang, maupun bangunan yang berpotensi roboh saat angin kencang.

Selain itu warga juga diajak mengamankan benda-benda di luar rumah yang berpotensi terbawa angin dan membahayakan lingkungan sekitar. “Warga harus meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya di kawasan yang banyak terdapat pepohonan,” pesan Suwoko.

Kemudian kondisi vegetasi yang kering dan disertai angin kencang akan dapat menyebabkan api mudah merambat dan berpotensi berkembang dan memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Memastikan api benar-benar padam apabila melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan sumber api. “Apabila terjadi kondisi darurat atau membutuhkan penanganan bencana, masyarakat dapat menghubungi BPBD Kota Batu melalui nomor layanan: di  0812-1710-4099,” tandas Suwoko. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!