Bupati Malang HM Sanusi secara simbolis menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan kepada atlet yang akan mengikuti Porprov Jawa Timur X 2027, di GOR Uraha Badminton Hall, Desa Sekarpuro, Kec Pakis, Kab Malang. cahyono/Bhirawa.
Pemkab Malang, Bhirawa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memiliki target besar dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X 2027. Sedangkan target juara yang diinginkan yakni Kabupaten Malang bisa menjadi juara umum atau peringkat pertama. Meski, untuk menjadi Juara Umum di Pemprov Jatim harus memiliki modal yang tidak hanya atlet yang dipersiapkan, namun juga modal anggaran yang besar.
Karena selama digelarnya Porprov Jatim, Kota Surabaya tidak pernah terkalahkan, dan selalu menjadi juara umum. Sementara, Kabupaten Malang belum pernah meraih peringkat runner up atau juara dua. Untuk itu, kata Bupati Malang HM Sanusi, Rabu (9/9), saat Launching Pemusatan Latihan Kabupaten Menuju Porprov Jawa Timur X 2027, di Gedung Olahraga (GOR) Uraha Badminton Hall, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sehingga dirinya berharap agar Kabupaten Malang di Porprov Jawa Timur X 2027 bisa masuk peringkat pertama. “Sepertinya memang berat untuk meraih juara umum, tapi jika para atlet, pelatih, dan manajer memiliki semangat yang besar, ke semuanya bisa mungkin terjadi,” paparnya.
Dan untuk menuju peringkat pertama, dia menegaskan, maka dirinya akan menambah anggaran untuk event olahraga tersebut. Sedangkan, untuk menambah anggaran itu, tentunya Ketua KONI Kabupaten Malang segera untuk mengajukan anggaran yang diperlukan untuk Porprov. Namun, penambahan anggaran harus disesuaikan untuk kebutuhan dalam mendukung atlet bisa meraih prestasi dan memboyong medali, baik itu emas, perak dan perunggu. Sementara, Ketua KONI Kabupaten Malang ini juga menjabat Ketua DPRD kabupaten setempat, yang kini juga sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Malang.
“Jadi tidak mungkin jika dalam pengajuan tambahan anggaran, pihaknya tidak menyetujui, karena untuk mencairkan tambahan anggaran untuk KONI harus ada rekomendasi dari Ketua Banggar, yang selanjutnya disahkan oleh Ketua Dewan,” ujar Sanusi.
Dia juga menyampaikan, tentunya Pemkab Malang memiliki komitmen untuk terus mendorong kemajuan dunia olahraga dan pengembangan potensi atlet daerah. Namun, keberhasilan menuju Porprov Jawa Timur membutuhkan kerja sama dan energi dari seluruh pihak. Maka dari itu, mari kita jadikan pemusatan latihan ini sebagai ruang untuk membangun kekuatan, memperbaiki kelemahan, serta mempersiapkan para atlet Kabupaten Malang secara lebih matang dan terarah.
“Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, disiplin, dan keyakinan yang kuat, saya optimis atlet-atlet Kabupaten Malang mampu memberikan prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Jawa Timur X 2027,” tegas Sanusi.

Bupati Malang HM Sanusi resmi membuka Puslatkab, di GOR Uraha Badminton Hall, Desa Sekarpuro, Kec Pakis, Kab Malang. cahyono/Bhirawa.
Ditempat yang sama, Ketua KONI Kabupaten Malang H Darmadi juga menyampaikan, dalam Launching Pemusatan Latihan Kabupaten Menuju Porprov Jawa Timur X 2027, telah diikuti 69 cabang olahraga (cabor). Hal ini guna mempersiapkan, melatih, dan meningkatkan prestasi atlet tingkat kabupaten secara terpusat dan terpadu untuk menghadapi ajang olahraga di Porprov Jawa Timur, pada tahun 2027 mendatang yang digelar di Kota Surabaya. Selain itu juga untuk mengoptimalkan kemampuan, teknik, dan daya tahan fisik atlet agar mencapai target perolehan medali atau peringkat terbaik bagi daerah.
“Tujuan lainnya, yakni menyelaraskan dan menstandarisasi jadwal serta program latihan dari berbagai cabor di bawah naungan KONI Kabupaten Malang. Serta memantau perkembangan kondisi fisik dan mental atlet secara intensif melalui data dasar dan tes berkala,” paparnya. [cyn.hel]


