32 C
Sidoarjo
Saturday, September 26, 2026
spot_img

Beras Bansos Berubah Kekuningan di Semanding, BULOG Tegaskan Tak Ada Pengoplosan

Lamongan, Bhirawa –  Perum BULOG Cabang Bojonegoro memastikan tidak ada praktik pengoplosan dalam penyaluran beras Bantuan Pangan di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Kepastian tersebut disampaikan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait kondisi beras Bantuan Pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 yang dinilai kurang layak karena mengalami perubahan warna menjadi kekuningan.

Pemimpin Cabang BULOG Bojonegoro, Umar Said, menegaskan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti keluhan tersebut dengan melakukan pengecekan di lapangan.

“Kami pastikan tidak ada praktik pengoplosan. Keluhan terkait perubahan kondisi beras telah kami tindak lanjuti melalui pengecekan di lapangan,” kata Umar, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, kualitas beras menjadi perhatian utama BULOG. Pengawasan dilakukan sejak beras diterima, disimpan, dikemas, hingga sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Selama berada di gudang, kondisi beras juga dipantau secara berkala. Pengendalian hama dilakukan melalui perawatan gudang, spraying, dan fumigasi sesuai prosedur yang berlaku.

“Setiap beras yang akan disalurkan terlebih dahulu melalui pemeriksaan dan pengecekan. Apabila ditemukan beras yang memerlukan penanganan lebih lanjut, BULOG dapat melakukan pemrosesan ulang sebelum beras digunakan untuk penyaluran Bantuan Pangan,” jelasnya.

Untuk memperkuat pengawasan, BULOG Cabang Bojonegoro juga telah membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi Kualitas dan Kuantitas Penyaluran.

Tim tersebut bertugas melakukan pengecekan terhadap kualitas maupun kuantitas beras sebelum dilakukan pengiriman dan penyaluran kepada masyarakat.

BULOG juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa agar kondisi beras dapat diperiksa kembali sebelum bantuan diberikan kepada penerima.

Berita Terkait :  WBP Rutan Kelas IIB Situbondo Ubah Kayu Bekas Jadi Karya Bernilai

Umar menegaskan, masukan dan pengaduan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya BULOG meningkatkan kualitas pelayanan.

Masyarakat yang menemukan beras Bantuan Pangan dalam kondisi yang dinilai tidak sesuai dapat menyampaikan pengaduan melalui layanan pengaduan BULOG, Satgas Bantuan Pangan BULOG di desa, maupun pemerintah desa.

“Setiap pengaduan akan segera kami tindak lanjuti. Untuk pengaduan yang berdasarkan hasil verifikasi memerlukan penggantian, BULOG berkomitmen melayani proses penggantian pada hari yang sama atau maksimal 1×24 jam setelah pengaduan diterima dan diverifikasi,” ujarnya.

Respons tersebut salah satunya dilakukan di Desa Prunggahanwetan. Setelah menerima keluhan masyarakat, BULOG segera melakukan pengecekan dan mengganti beras dengan kualitas yang lebih baik.

Umar menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Prunggahanwetan yang turut mengawal proses penukaran dan memastikan bantuan yang diterima masyarakat dalam kondisi baik.

“Kami terus berkomitmen memastikan kualitas beras yang disalurkan sesuai dengan ketentuan. Setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperkuat proses monitoring dan pengecekan kualitas,” tutur Umar.

Sementara itu, Kepala Desa Prunggahanwetan, Hari Winarko, menyambut baik respons cepat BULOG Bojonegoro dalam menangani keluhan masyarakat.

“Alhamdulillah, pihak BULOG sudah langsung mengganti berasnya dengan kualitas yang baik dan tidak berbau. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak BULOG,” ujarnya saat menerima sekaligus melakukan pengecekan langsung terhadap beras Bantuan Pangan yang telah diganti. [yit.kt]

Berita Terkait :  ALETRA Resmi Luncurkan L8 EV, MPV 7-Seater Elegan Terluas di Kelasnya

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!