Kediri, Bhirawa – Kondisi jalur kereta api dan kesiapan petugas menjadi perhatian KAI Daop 7 Madiun saat melakukan pengecekan lintas dari Stasiun Kediri menuju Stasiun Tulungagung. Pemeriksaan dilakukan langsung jajaran manajemen untuk melihat kondisi operasional di lapangan.
Pengecekan dipimpin Vice President KAI Daop 7 Madiun Ali Afandi menggunakan lori dresin. Sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) wilayah Kediri dan Tulungagung turut mengikuti kegiatan tersebut.
Ali mengatakan, pengecekan lintas dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi jalur dan prasarana sekaligus memastikan petugas menjalankan tugas sesuai ketentuan keselamatan.
“Cek lintas ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat secara langsung kondisi jalur, prasarana, maupun kesiapan petugas di lapangan. Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya ditentukan oleh kondisi sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesiapan dan kedisiplinan seluruh petugas,” ujarnya, Jumat (25/9/2026).
Dalam pengecekan itu, manajemen memantau sejumlah petugas yang berkaitan langsung dengan operasional perjalanan kereta api. Di antaranya Petugas Jaga Perlintasan (PJL), Pengawas Peron (PAP), dan Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) yang sedang bertugas.
Kondisi kesehatan petugas juga diperiksa. Tim Klinik Mediska melakukan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, gula darah, kadar alkohol, serta kadar oksigen terhadap petugas yang ditemui di sepanjang lintas.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan karena kondisi petugas turut berkaitan dengan keselamatan perjalanan kereta api.
“Selain memastikan keandalan sarana dan prasarana, kami juga perlu memastikan para petugas dalam kondisi sehat, siap, dan fokus dalam menjalankan tugasnya,” katanya.
Menurut Tohari, kondisi yang ditemukan selama pengecekan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen. Terlebih, petugas di lapangan memiliki tanggung jawab langsung terhadap kelancaran dan keselamatan operasional perjalanan kereta api.
Setelah tiba di Stasiun Tulungagung, jajaran manajemen bersama KUPT wilayah Kediri dan Tulungagung melanjutkan kegiatan dengan evaluasi. Dalam forum tersebut dibahas kondisi lapangan dan potensi risiko yang ditemukan selama pengecekan, termasuk langkah tindak lanjut yang diperlukan.
KAI Daop 7 Madiun menyatakan pengecekan lintas dan evaluasi operasional akan terus dilakukan untuk menjaga kondisi jalur serta kesiapan petugas dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api. [van.nov.kt]


