Tulungagung, Bhirawa – Pemkab Tulungagung pada tahun 2026 ini akan melakukan renovasi pada tiga kantor kelurahan. Renovasi dilakukan karena usia bangunan ketiga kantor kelurahan tersebut sudah terbilang tua atau uzur.
Camat Tulungagung, Hari Prastijo, Jumat (12/6), mengungkapkan tiga kantor kelurahan yang akan direnovasi adalah Kantor Kelurahan Kutoanyar, Kantor Kelurahan Bago dan Kantor Kelurahan Sembung.
“Alhamdulilah, tahun 2026 ini dapat (anggaran) lagi untuk merenovasi tiga kantor kelurahan,” ujarnya.
Menurut dia, idealnya semua kantor kelurahan di Tulungagung segera dillakukan renovasi. Selain usia bangunannya sudah relatif tua, juga sudah banyak yang memprihatinkan.
“Seperti di Kantor Kelurahan Botoran dan Kantor Kelurahan Panggungrejo. Bahkan, di Kantor Kelurahan Botoran atapnya diganjal (disanggah) dengan batang bambu ori agar tidak ambruk,” paparnya.
Karena itu, lanjut Hari Prastijo yang biasa disapa dengan sebutan Yoyok ini, kedua kantor kelurahan itu juga menjadi prioritas untuk dilakukan renovasi.
“Nanti di PAK APBD 2026 kami usulkan untuk direnovasi,” tandasnya.
Yoyok menyebut kantor kelurahan termasuk infrastruktur pelayanan. Terlebih keadaan kantor kelurahan saat ini dibanding balai desa sudah jauh berbeda.
“Tahu sendiri balai desa sekarang tidak ada yang jelek. Kantor kecamatan saja kalah bagus. Padahal, kantor kelurahan berada di tengah Kota Tulungagung,” paparnya.
Ia berharap Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat memperhatikan keadaan kantor kelurahan.
“Kami memohon pada Bapak Plt Bupati untuk perhatiannya,” ucapnya.
Jumlah kelurahan di Tulungagung saat ini sebanyak 14 kelurahan. Semuanya berlokasi di Kecamatan Tulungagung.
“Pada tahun 2025 lalu, juga sudah ada tiga kantor kelurahan yang direnovasi. Di antaranya, Kantor Kelurahan Tertek dan Kantor Kelurahan Kepatihan. Dananya masing-masing antara Rp180 juta sampai Rp190 juta. Jadi bukan renovasi total. Bisa dibilang hanya perbaikan. Bukan pembangunan,” pungkas Yoyok. [wed.kt]


